<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Akbarasia&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://akbarasia.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://akbarasia.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 Nov 2011 13:08:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='akbarasia.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Akbarasia&#039;s Blog</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://akbarasia.wordpress.com/osd.xml" title="Akbarasia&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://akbarasia.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>GEMPA</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2011/11/16/gempa/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2011/11/16/gempa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Nov 2011 13:02:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2011/11/16/gempa/</guid>
		<description><![CDATA[BAB I PENDAHULUAN 1. Latar Belakang Masalah Seluruh orang di dunia pasti mengetahui apa yang disebut dengan gempa bumi. Bencana yang dalam istilah geografi disebut dengan bencana geologi ini seringkali terjadi di banyak negara terutama yang berada di kawasan pertemuan lempeng, serta yang banyak aktivitaas vulkaniknya. Masih jelas diingatan mengenai ganasnya guncangan gempa yang terjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=36&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>BAB  I<br />
PENDAHULUAN<br />
1.	Latar Belakang Masalah<br />
	Seluruh orang di dunia pasti mengetahui apa yang disebut dengan gempa bumi. Bencana yang dalam istilah geografi disebut dengan bencana geologi ini seringkali terjadi di banyak negara terutama yang berada di kawasan pertemuan lempeng, serta yang banyak aktivitaas vulkaniknya. Masih jelas diingatan mengenai ganasnya guncangan gempa yang terjadi di negeri ini.<br />
	Jika berbicara gempa bumi kurang enak rasanya jika  tidak membicarakan dampak dan kerusakan yang terjadi karenanya. Berbagai data telah ditunjukkan dalam berbagai kejadian gemppa bumi yang banyak menelan korban jiwa. Apa dan bagaimana sebenarnya proses gempa bumi itu berlangsung akan kita bahas nanti pada bagian yang berikutnya.<br />
	Gerakan – gerakan seperti apa yang membuat kulit – kulit bumi yang berdiameter puluhan kilometer ini dapat bergerak dan menimbulkan guncangan hebat dan bencana ‘susulan’ yang lainnya. Kebanyakan persepsi awam mengatakan kalau grmps merupakan guncangan bumi yang berkembang dan ada juga yang mengaitkan kejadian gempa bumi yang santer terjadi di beberapa bagian di belahan bumi ini dengan kepercayaan dan mitologi yang berbau takhayul, khususnya yang terjadi di Indonesia, tidak sedikit yang memiliki persepsi bahwa gempa dan tsunami yag terjadi merupakan wujud kemarahan dari penunggu laut yang diakibatkan oleh ulah manusia. Selain itu, fenomena gempa sering dikaitkan dengan pembentukan gunung api dan lain sebagainya. Bagaimanakah proses semuanya akan dipaparkan secara ilmiah dalam makalah ini.<br />
	Namun, bagaimanakah para pelajar dan kaum intelektual menyikapi masalah ini, dan bagaimanakah gempabumi tersebut akan bisa dijelaskan secara ilmiah agar berbagai mitos yang berkembang dapat pudar. Karena berbagai fenomena alam yang terjadi di dalam maupun permukaan bumi pastilah memiliki proses yang berlkangsung secara ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan secara teoriis dan aplikatif. Bagaimana gempa itu terjadi, apa saja jenis gempa, bagaimana prosesnya dan apa dempaknya akan dibicarakan lebih lanjut.</p>
<p>2.	Rumusan masalah<br />
Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam hal ini adalah :<br />
	Apa itu gempa bumi ;<br />
	Apa saja jenis gempa bumi yang terjadi di bumi ini ;<br />
	Bagaimana proses terjadinya gempa bumi ; dan<br />
	Apa saja dampak yang ditimbulkan.<br />
3.	Tujuan<br />
Tujuan dari penulisan makalah ini adalah ingin menjelaskan secara ilmiah mengenai jenis &#8211;  jenis gempa bumi, prosesnya, dan apa dampak yag diberikan .<br />
4.	Manfaat<br />
Manfaat yang akan didapatkan dari penulisan makalah ini adalah :<br />
	Agar dapat menjadi bahan referensi mengenai bencana geologi khususnya gempa bumi ;<br />
	Memberikan informasi bagi semuanya tentang gempa bumi dan proesnya serta dampak yang diberikan sebagai kerangka acuan dalam mengantisipasi kejadian yag berikutnya.</p>
<p>BAB II<br />
PEMBAHASAN<br />
A.	Pengertian Gempa<br />
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.<br />
B.	Tipe – Tipe Gempa Bumi<br />
Ada beberapa tipe gempa bumi yang terjadi di seluruh belahan dunia, yaitu :<br />
1.	Gempa bumi vulkanik ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi. Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.<br />
2.	Gempa bumi tektonik ; Gempabumi ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan plat tektonik seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari tektonik plate (plat tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan, sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di lapisan seperti salju. Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Gempa bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan lempeng-lempeng tektonik yang menyusun kerak bumi. Dalam ilmu kebumian (geologi), kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan postulat untuk menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di Yogyakarta, Indonesia pada Sabtu, 27 Mei 2006 dini hari, pukul 05.54 WIB,<br />
3.	Gempa bumi tumbukan ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang terjadi<br />
4.	Gempa bumi runtuhan ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang terjadi dan bersifat lokal.<br />
5.	Gempa bumi buatan ; Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke permukaan bumi.<br />
C.	Penyebab Terjadinya Gempa<br />
Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.<br />
Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. Gempa bumi fokus dalam kemungkinan besar terjadi karena materi lapisan litosfer yang terjepit kedalam mengalami transisi fase pada kedalaman lebih dari 600 km.<br />
Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan magma di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik dam, seperti Dam Karibia di Zambia, Afrika. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di Rocky Mountain Arsenal. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia senjata nuklir yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga seismisitas terinduksi<br />
	PROSES KEJADIAN<br />
     Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat di tahan oleh lempeng tektonik tersebut. Proses pelepasan energi berupa gelombang elastis yang disebut gelombang seismik atau gempa yang sampai ke permukaan bumi dan menimbulkan  getaran dan kerusakan  terhadap benda benda atau bangunan di permukaan bumi. Besarnya kerusakan tergantung dengan besar dan lamanya getaran yang sampai ke permukaan bumi. Selain itu juga tergantung  dengan kekuatan struktur bangunan.<br />
      Para ahli gempa mengklasifikasikan gempa menjadi dua katagori, gempa  intra lempeng (intraplate) dan antar lempeng ( interplate). Gempa intraplate adalah gempa yang terjadi di dalam lempeng itu sendiri, sedangkan gempa interplate terjadi di batas antar dua lempeng .<br />
Sebenarnya gempa bumi terjadi setiap hari, namun kebanyakan tidak terasa oleh manusia , hanya alat seismograph saja yang  dapat mencatatnya dan tidak semuanya menyebabkan kerusakan . Di Indonesia gempa merusak terjadi 3 sampai 5 kali dalam setahun.<br />
     Proses terjadinya gempa bumi dapat dilihat dari penyebab utama terjadinya gempa bumi. Ada  5 (lima)  jenis gempa bumi yang dapat dibedakan menurut terjadinya, yaitu:</p>
<p>   1. Gempa Tektonik<br />
   2. Gempa Vulkanik<br />
   3. Gempa Runtuhan<br />
   4. Gempa Jatuhan<br />
   5. Gempa Buatan<br />
- Gempa Tektonik<br />
     Seperti diketahui bahwa kulit bumi terdiri dari lempeng lempeng tektonik   yang terdiri dari lapisan lapisan batuan. Tiap tiap lapisan memiliki kekerasan dan massa jenis yang berbeda satu sama lain. Lapisan kulit bumi  tersebut mengalami pergeseran  akibat arus konveksi yang terjadi di dalam bumi.<br />
Gambar Proses Terjadinya Gempa Tektonik<br />
a.    Sesar aktif bergerak  sedikit demi sedikit kearah yng saling berlawanan  Pada tahap ini terjadi  akumulasi energi elastis.<br />
b.  Pada tahap ini mulai  terjadi deformasi sesar, karena energi elastis makin besar.<br />
c.  Pada tahap ini terjadi pelepasan energi secara mendadak sehingga terjadi peristiwa yang disebut gempa bumi tektonik<br />
d.  Pada tahap ini sesar kembali mencapai tingkat keseimbangannya kembali. Pergeseran ini kian lama menimbulkan energi-energi stress yang sewaktu waktu terjadi   pelepasan energi yang mendadak. Peristiwa inilah yang disebut gempa tektonik yaitu peristiwa pelepasan energi secara tiba-tiba  di dalam batuan sepanjang sesar atau patahan seperti terlihat dalam gambar. 	  	 </p>
<p>- Gempa Vulkanik<br />
     Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh tekanan  magma dalam gunung berapi. Gempa ini dapat terjadi sebelum dan saat  letusan gunung api. Getarannya kadang-kadang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan sekitar gunung berapi  itu berada. Perkiraaan meletusnya gunung berapi salah satunya  ditandai dengan sering  terjadinya getaran-getaran gempa vulkanik.</p>
<p>Erupsi gunung berapi menimbulkan getaran gempa yang ukup besar disekitar daerah letusan<br />
- Gempa  Runtuhan<br />
     Gempa runtuhan atau terban merupakan gempa bumi yang terjadi karena adanya runtuhan tanah atau batuan. Lereng gunung atau pantai yang curam memiliki energi potensial yang besar untuk runtuh, juga terjadi di kawasan tambang akibat runtuhnya dinding atau terowongan pada tambang-tambang bawah tanah sehingga dapat  menimbulkan getaran di sekitar daerah runtuhan, namun dampaknya tidak begitu membahayakan. Justru dampak yang  berbahaya adalah akibat  timbunan batuan atau tanah  longsor itu sendiri.<br />
Gambar di samping menunjukkan longsoran tanah yang menimbulkan getaran yang cukup 	kecil yang disebut dengan gempa runtuhan atau gempa longsoran</p>
<p>- Gempa Jatuhan<br />
    Bumi merupakan  salah satu planet yang ada dalam susunan tata surya.  Dalam tata surya kita terdapat ribuan meteor atau batuan yang bertebaran mengelilingi orbit bumi. Sewaktu-waktu meteor tersebut jatuh ke atmosfir bumi dan kadang-kadang sampai ke permukaan bumi. Meteor yang jatuh ini akan menimbulkan getaran bumi jika massa meteor cukup besar. Getaran ini disebut gempa jatuhan, namun gempa ini jarang sekali terjadi.</p>
<p>kawah terletak dekat Flagstaff, Arizona, sepanjang 1,13 km akibat kejatuhan meteorite 50.000 tahun yang lalu dengan diameter 50 m.<br />
- Gempa Buatan<br />
     Suatu percobaan peledakan nuklir bawah tanah atau laut dapat menimbulkan getaran bumi yang dapat tercatat oleh seismograph seluruh  permukaan bumi tergantung dengan kekuatan ledakan, sedangkan ledakan dinamit di bawah permukaan bumi juga dapat menimbulkan getaran namun efek getarannya sangat lokal.<br />
Zona Gempa </p>
<p>Zona Gempa Dunia<br />
Zona gempa dunia terbagi atas dua jalur, yaitu Jalur Circum Pasifik dan Jalur Mediteranian. Jalur Circum Pasifik adalah  jalur wilayah dimana banyak terjadi gempa-gempa dalam dan juga gempa- gempa besar yang dangkal. Jalur ini terbentang mulai dari  Sulawesi, Filipina , Jepang, dan kepulauan Hawai<br />
Jalur Mediteranian adalah  jalur wilayah dimana banyak terjadi gempa-gempa besar yang membentang dari benua Amerika, Eropah ,Timur Tengah, India , Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara.<br />
Pada jalur inilah sering terjadi gempa-gempa tektonik dan juga vulkanik seperti pada gambar di bawah ini.</p>
<p>Sedangkan zona gempa di Indonesia dapat dilihat pada gambar berikut ini:</p>
<p>   Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa kepulauan Indonesia merupakan daerah rawan gempa tektonik. karena dilewati jalur gempa Mediteran dan Circum Pasifik .<br />
Dampak Gempa<br />
     Dalam tulisan ini hanya memuat dampak dari gempa tektonik, karena tipe gempa teknonik adalah tipe gempa yang sering membahayakan jiwa dan raga manusia, juga kerugian harta benda. Ada dua dampak gempa tektonik yang berbahaya, yaitu dampak primer dan dampak skunder. Berikut adalah penjelasan dan contoh dari dampak gempa tektonik:<br />
1. Dampak Primer<br />
      Dampak primer yaitu getaran gempa itu sendiri yang sampai ke permukaan bumi dan kalau getarannya cukup besar dapat merusak bangunan dan infra struktur lainnya seperti jalan dan  jembatan , rel kereta api, bendungan dan lain lain, sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda.<br />
Beberapa contoh gambar dampak  primer gempa tektonik:</p>
<p>Gempa di Kobe, Jepang bulan Januari 1995 merusak jalan kereta api express yang menghubungkan Kobe dan Osaka. Lebih dari 6400 orang meninggal.</p>
<p>Gempa dengan kekuatan 6.7 Skala Richter merobohkan  jalan bebas hambatan di Los Angeles pada bulan Januari 1994.<br />
2. Dampak Skunder<br />
Dampak sekunder yaitu terjadi tsunami, tanah yang menjadi cairan kental (liquefaction), kebakaran , penyakit dan sebagainya.<br />
Contoh  dampak sekunder dalam gambar:<br />
					Gambar tersebut menunjukkan kebakaran 	yang terjadi setelah gempa, dan gambar yang di bawahnya menunjkkan gedung yang miring dan seolah – olah dihisap leh tanah karena gempa yang menghancurkan struktur tanah</p>
<p>Gelombang  Tsunami akibat gempa tektonik yang terjadi<br />
	CARA PENYELAMATAN DARI BAHAYA GEMPA BUMI<br />
(Sumber: Badan Meteorologi dan Geofisika)<br />
APA YANG HARUS ANDA KERJAKAN SEBELUM, SAAT DAN SESUDAH TERJADI GEMPA BUMI<br />
SEBELUM TERJADI GEMPABUMI<br />
a. Kunci Utama adalah :<br />
   1. Mengenali apa yang disebut gempabumi<br />
   2. Memastikan bahwa struktur dan letak rumah anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan gempabumi (longsor, liquefaction dll)<br />
   3. Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempabumi<br />
b. Kenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal<br />
   1. Memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.<br />
   2. Belajar melakukan P3K<br />
   3. Belajar menggunakan Pemadam Kebakaran<br />
   4. Mencatat Nomor Telpon Penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi<br />
c. Jika anda sedang mengendarai mobil<br />
   1. Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.<br />
   2. Lakukan poin 2, (melakukan P3K)<br />
d. Jika anda tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya Tsunami.<br />
 e. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.</p>
<p>f. Persiapan Rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal<br />
   1. Perabotan (Lemari, Cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (di paku/ di ikat dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi<br />
   2. Menyimpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran.<br />
   3. Selalu mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan<br />
g. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material<br />
   1. Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah.<br />
   2. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (mis: lampu dll)<br />
h. Alat yang harus ada di setiap tempat<br />
   1. Kotak P3K<br />
   2. Senter/lampu Battery<br />
   3. Radio<br />
   4. Makanan Suplemen dan Air<br />
SESUDAH TERJADI GEMPABUMI<br />
a. Jika anda berada dalam bangunan.<br />
   1. Keluar dari bangunan tesebut dengan tertib.<br />
   2. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.<br />
   3. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.<br />
   4. Telpon/minta pertolongan apabila terjadi luka parah pada anda atau sekitar anda.</p>
<p>  b. Periksa lingkungan sekitar anda<br />
   1. Periksa apabila terjadi kebakan.<br />
   2. Periksa apabila terjadi kebocoran gas.<br />
   3. Periksa apabila terjadi arus pendek.<br />
   4. Periksa aliran dan pipa air.<br />
   5. Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)<br />
c. Jangan masuk kebangunan yang sudah terjadi gempa, karena kemungkian masih terdapat reruntuhan<br />
d. Jangan berjalan disekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.<br />
SAAT TERJADI GEMPA BUMI<br />
a. Jika anda berada dalam bangunan<br />
   1. Lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi di bawah meja dll).<br />
   2. Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan.<br />
   3. Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.<br />
b. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka<br />
   1. Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar anda (seperti gedung, tiang listrik, pohon dll).<br />
   2. Perhatikan tempat anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.<br />
c. Mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan).<br />
d. Mengisi angket yang diberikan oleh Instansi Terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.</p>
<p>BAB III<br />
PENUTUP<br />
1.	KESIMPULAN<br />
		Adapun yang telah disajikan berupa gempa dan bencana sampigan yang telah di timbulkannya, seperti ;<br />
a.  jenis gempa ada lima, yaitu gempa tektonik, vulkani, runtuhan, jatuhan, dan buatan<br />
b. peroses terjadinya gempa sesuai dengan penamaannya dan penyebarannya di dunia sangat banyak<br />
c. dampak yang ditibulkan peta ada yang primer dan skunder dan bisa dijelaskan secara ilmiah; dan<br />
d. ada kiat – kiat yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak gempa.<br />
2. SARAN<br />
	Saran yang diberikan adalah kepada para pembaca adalah bahwa gempa merupkan proses geologi yang menghasilakan getaran baik tektonik lempeng, vulkanik, runtuhan, jatuhan, dan buatan karena senjata denganproses yang jelas. Untuk itu buanglah segala itos yang tidak bisa dipertanggungjawabka. Terapkanlah kiat yang telah diberikan untuk meminimalisir jauhnya korban jiwa karena gempa.</p>
<p>OLEH 		: MUHAMMAD AKBAR<br />
NIM			: 308131067<br />
KELAS 	: B REGULER 08</p>
<p>BAHAN BACAAN<br />
	Simanungkalit,Nahor.2008.Gelogi Dasar. Medan : Unimed<br />
	Siallagan,Ardi.Drs.2009.Geomorfologi Dasar. Medan : Unimed<br />
	http//:www.akbarasia.wordpress.com </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/36/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/36/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=36&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2011/11/16/gempa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>KOORDINAT PETA</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/koordinat-peta/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/koordinat-peta/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 06:14:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/koordinat-peta/</guid>
		<description><![CDATA[KOORDINAT PETA<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=27&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/peta_sumatra.jpg"><img src="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/peta_sumatra.jpg?w=300&#038;h=207" alt="" title="peta_sumatra" width="300" height="207" class="alignnone size-medium wp-image-25" /></a><a href='http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/koordinat-peta.doc'>KOORDINAT PETA</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/27/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/27/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=27&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/koordinat-peta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/peta_sumatra.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">peta_sumatra</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENGARUH LAUT DAHULU DAN KINI</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/pengaruh-laut-dahulu-dan-kini/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/pengaruh-laut-dahulu-dan-kini/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 06:09:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/pengaruh-laut-dahulu-dan-kini/</guid>
		<description><![CDATA[1. Peranan Laut untuk Kehidupan Laut memiliki peranan yang sangat penting dalam mengontrol iklim di Bumi dengan memindahkan panas dari daerah ekuator menuju ke kutub. Tanpa peranan laut, maka hampir keseluruhan planet Bumi akan menjadi terlalu dingin bagi manusia untuk hidup. Laut juga merupakan sumber makanan, energi (baik yang terbarukan maupun yang tak terbarukan), dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=24&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1. Peranan Laut untuk Kehidupan<br />
Laut memiliki peranan yang sangat penting dalam mengontrol iklim di Bumi dengan memindahkan panas dari daerah ekuator menuju ke kutub. Tanpa peranan laut, maka hampir keseluruhan planet Bumi akan menjadi terlalu dingin bagi manusia untuk hidup. Laut juga merupakan sumber makanan, energi (baik yang terbarukan maupun yang tak terbarukan), dan obat-obatan. Daerah pantai juga merupakan daerah yang sangat besar peranannya bagi kehidupan manusia. Hampir 60% penduduk Bumi tinggal di daerah sekitar pantai.<br />
Seperti kita ketahui, lebih dari 70% bagian dari planet Bumi ditutupi oleh air (dimana sebagian besarnya adalah lautan). Air laut bergerak secara terus-menerus mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran yang sangat besar yang biasa disebut sebagai global conveyor belt, bergerak dari permukaan ke dalam samudera dan kembali lagi ke permukaan. Angin, salinitas dan temperatur air laut mengontrol sabuk aliran global ini. Sabuk aliran inilah yang berperan memindahkan energi panas yang dipancarkan oleh Matahari ke Bumi. Pergerakan air laut mengelilingi Bumi dalam suatu sabuk aliran global memerlukan waktu yang sangat lama yaitu sekitar 1000 tahun. Pergerakan ini dapat dibagi ke dalam dua bagian yaitu:<br />
1. sirkulasi yang dibangkitkan oleh perbedaan densitas air laut, dimana densitas air laut bergantung pada harga temperatur dan salinitasnya. Sirkulasi ini biasa disebut sebagai sirkulasi termohalin (dari kata thermo yang berarti energi panas dan haline yang berarti garam).<br />
2. sirkulasi yang dibangkitkan oleh angin permukaan yang mengakibatkan adanya arus permukaan laut. Salah satu contoh dari arus yang dibangkitkan oleh angin adalah arus Gulf Stream.<br />
Lautan juga berperan menangkap karbon dioksida (CO2) dari atmosfer dalam jumlah yang sangat besar. Sekitar seperempat CO2 yang dihasilkan oleh manusia dari hasil pembakaran bahan bakar fosil diserap dan disimpan di lautan. Di beberapa bagian laut, CO2 dapat tersimpan hingga berabad-abad lamanya dan berperan sangat besar dalam mengurangi pemanasan global.<br />
Karena begitu pentingnya arti laut bagi kehidupan manusia, maka adalah kewajiban manusia untuk tetap menjaganya. Kemampuan laut menyerap CO2 akan berkurang jika ekosistem laut banyak mengalami kerusakan seperti rusaknya terumbu karang dan hutan bakau. Terumbu karang tak ubahnya bagaikan rumah bagi makhluk laut. Demikian juga halnya dengan hutan bakau, adalah rumah bagi makhluk2 laut yang hidup di dekat pantai. Tanpa terumbu karang dan hutan bakau, perlahan-lahan ekosistem laut akan terancam kelangsungan hidupnya sehingga sumber makanan laut yang dapat diperoleh oleh para nelayan pun akan jauh berkurang. Banyak hal telah mengakibatkan rusaknya hutan bakau dan terumbu karang antara lain pembukaan besar-besaran daerah budidaya, penangkapan ikan dengan menggunakan racun dan pencemaran lingkungan.<br />
Jika terumbu karang dan hutan bakau telah rusak, untuk bisa merehabilitasinya diperlukan waktu yang sangat lama dan biaya yang tidak sedikit. Untuk itu marilah kita sama-sama menjaga kelestarian lingkungan kita dan merawatnya dengan penuh rasa tanggungjawab.</p>
<p>2.	Pengaruh laut pada masa lalu<br />
Pada masa lalu laut hanya dijadikan sebagai sarana untuk mencari ikan dan pelayaran yang bertujuan untuk penjelajahan benua. Belum banya yng digali dari laut pada masa lalu, baik itu yang nersifat ekonmis atau sosial.<br />
Pengetahuan kita tentang lingkungan laut sebenarnya telah mempunyai sejarah yang amat panjang, yang merupakan hasil akumulasi pengalaman yang begitu banyak  sejak manusia mulai mengenal laut.  Buku ini, yang ditulis oleh Dr. Anugerah Nontji, mantan peneliti utama di Pusat Penelitian Oseanografi, Lembaga Ilmu Pnegetahuan Indonesia, menyajikan alur sejarah sejak manusia awal menjelajahi perairan Asia Tenggara hingga perkembangan oseanografi modern. Perkembangan awal dalam teknologi tranportasi laut menandai dimulainya eksplorasi atau penjelajahan laut.<br />
Terbentuknya laut di Paparan Sunda pada bagian akhir kala Holosin membuka peluang bagi puak Austronesia yang berasal dari daratan Asia Tenggara untuk menyebar dan bermukim di banyak pulau-pulau di Indonesia, bahkan lebih jauh lagi. Sekitar 200 SM teknologi tranportasi laut telah berkembang sedemikian rupa hingga telah memungkinkan orang-orang Indonesia melakukan komunikasi maritim dengan India, dan abad ke-3 juga dengan Cina. Dua kerajaan maritim yang jaya berkembang yakni Kerajaan Sriwijaya (abad ke-7 hingga 13) yang berpusat di Sumatra, dan  Kerajaan Majapahit (abad ke-14 hingga 16) yang berpusat di Jawa Timur. Hal ini dimungkikan hanya bila pengetahuan kelautan mereka telah berkembang.<br />
Abad-abad yang dikenal sebagai Abad-abad Penjelajahan atau Abad-abad Penemuan berlangsung sekitar abad ke-15 hingga 17, ketika penjelajah bangsa Eropa tiba atau melintas di kawasan Nusantara. Seiring dengan itu peta-peta mengenai laut Nusantara semakin berkembang. Mualim besar dari China, Cheng Ho, juga memberikan kontribusinya akan pengetahuan kelautan Nusantara, sebelum kedatangan para penjelajah dari Eropa. Sampai saat itu perhatian utama dalam penjelajahan laut adalah untuk mencari jalan dan mengamankan jalur-jalu perdagangan mereka.<br />
Jadi laut pada masa lalu hanya dimanfaatkan sebagai jalur pelayaran benua, perdagangan, penjelajahan, penyebaran agama dan budaya.<br />
3.	Pengaruh Laut Pada Masa Kini<br />
Pada  masa kini pengelolaan laut sidah lenih maju dari  masa lalu, dimana laut idak hanya dijadikan sarana untuk pelayaran,tetapi juga untuk hubungan dan konektifitas serta untuk hal – ha yang lebih bersifat ekonomis.<br />
Sekarang laut sudah dimanfatkan untuk sumber eksplorasi sumber daya organic maupun anorganik. Laut menjadi salah satu umber terdapatnya minyak bumi. Pengelolaan sumber daya kelautan juga sudah lebih maju dari sebelumnya.<br />
Laut juga dijadikan sebagai sarana wisata pantai yang menyajikan pemandangan atau view dari pantai tersebut untuk komersialisasi wilayah laut dan pantai. Selain itu laut . pada saat ini laut tidak hanya sebagai jalur  transportasi belaka, tetapi banyak yang dilakukan di area laut :<br />
1.	sebagai media jalur perekonomian, pendistribusian barang dan jasa memerlukan meda transportasi dan laut sebagai wilayah yang mendukung berdirinya prsarana untuk mendukung kegiatan ekonomi degan pembangunan pelabuhan di laut yang lebih memaksimalkan pemanfaatan laut secara komersil. Di  laut, khususnya daerah pantai sekarang banyak dijadikan  kawasan industri yang bergerak di bidang perikanan dan pengalengan ikan, selain itu  di kawasan pantai banyak ditemukan perusahaan industri perminyakan yang melakukan eksplorasi minyak lepas pantai.<br />
Jika berbicara laut maka satu hal yang tidak dilupakan adalah “pesisir”. Pesisir juga tidak dapat dipisahkan dari laut sebagaimana daratan. Bahkan pesisir mempunyai arti dan fungsi tersendiri, karena pesisir merupakan wilayah yang membatasi antara laut dan darat. Jadi boleh dikatakan disini bahwa yang menjadi perekat dan pemersatu antara lautan dan daratan adalah pesisir. Pesisir merupakan transisi antara ekosistem kehidupan laut dengan ekosistem kehidupan darat.<br />
Secara alamiah potensi pesisir di daerah dimanfaatkan langsung oleh masyarakat yang bertempat tinggal di kawasan tersebut yang pada umumnya terdiri dari nelayan. Nelayan di pesisir memanfaatkan kekayaan laut mulai dari ikan, rumput laut, terumbu karang dan sebagainya untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Pada umumnya potensi pesisir dan kelautan yang dimanfaatkan oleh para nelayan baru terbatas pada upaya pemenuhan kebutuhan hidup.<br />
2.	laut untuk kepentingan politik, laut untuk kepentingan politik berarti laut memiliki fungsi vital dalam kepentingan politik, seperti batas wilayah teritorial suatu negara banyak yang ditentukan dari batas kelautannya atau batas perairan lautnya,. Selain itu laut juga bisa menimbulkan konflik antara negara &#8211; negara yang  bertetangga dengan mengklaim laut-laut tersebut. Laut dijadikan sebagai kedaulatan dan basis pertahanan dari suatu negara yang bersifat sensitif terhadap gengguan dari pihak yang lain.<br />
3.	laut sebagai lahan konservasi, yaitu pemanfaatan laut untuk dikembangkan dan dilestarikan agar dapat menjaga keseimbangan siklus dunia karena laut berpengaruh penting terhada kehidupan. Pemanfaatan laut sebagai tempat penangkaran dan jalur perlindungan untuk komunitas ikan dan biota laut yang  berharga. Selain untuk melestarikan ikan onservasi yanng dilakukan sekarang juga bertujuan untuk pariwisata ilmiah atau untuk tujuan penelitian demi perkembangan dunia kelautan di masa mendatang.<br />
4.	Eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut sebatas wilayah laut tersebut.<br />
5.	Pengaturan kepentingan administratif.<br />
6.	Pengaturan tata ruang.<br />
7.	Penegakan hukum terhadap peraturan yang dikeluarkan oleh Daerah atau yang dilimpahkan kewenangannya oleh Pemerintah.<br />
8.	Bantuan penegakan keamanan dan kedaulatan negara.</p>
<p>DAMPAK /PENGARUH LAUT TERHADAP KEHIDUPAN AKIBAT PEMANFAATANNYA DIMASA KINI<br />
Kehidupan manusia bergantung pada ekosistem laut, langsung atau tidak langsung. Makanan laut, garam, wisata laut hanyalah contoh dari kebergantungan manusia pada laut. Studi terkini menunjukkan bahwa kegiatan manusia pun memengaruhi laut, langsung maupun tidak langsung. Aktivitas daratan mendorong polutan dan sumber gizi menuju tepian pantai, mengakibatkan menghilangnya habitat, bahkan mengubah dan menghancurkan habitat alamiah. Aktivitas di laut pun mengambil sumber alam, menambah polusi, dan mengubah komposisi spesies.<br />
Aktivitas manusia sangat bervariasi dalam tingkat kegiatan dan dampaknya pada kondisi ekologi dan masyarakat, serta distribusinya sangat menyebar di berbagai wilayah laut. Oleh karena itu, studi tentang keterkaitan kegiatan manusia dan pengaruhnya pada laut sangat perlu dilakukan. Studi terkini dari National Center for Ecological Analysis and Synthesis (NCEAS) menunjukkan bahwa dampak aktivitas manusia pada lautan berlaku secara global (Gb.1), 41% berdampak menengah tinggi, dan 0.5% berdampak sangat tinggi. Tetapi, jumlah sekecil itu mencakup wilayah yang sangat luas (~2.2 juta km2). Daerah yang berdampak kecil, atau tidak berdampak merupakan daerah yang jauh dari aktivitas manusia, seperti pada daerah kutub.<br />
dampak akibat perbuatan manusia berkaitan dengan perubahan iklim global yang distribusi secara luas, terutama pada ekosistem tepi laut. Yang pasti, terlihat bahwa dampak terbesar adalah meningkatnya temperatur air laut.Jika kemudian ekosistem laut menjadi berubah, dan tidak lagi memberikan manfaat bagi manusia, maka yang terjadi adalah bencana dari laut. Masih banyak studi yang harus dilakukan, untuk melihat setiap detail dari hubungan manusia dengan ekosistem laut. Tetapi ,sudah waktunya untuk memikirkan perlindungan pada alam lingkungan kita, dan melakukan pemberdayaan secara tepat sehingga bisa mengurangi dampak ekologi sekaligus mempertahankan kemanfaatan laut bagi manusia. Apalagi, Indonesia merupakan negara maritim.<br />
Kita terus menambah emisi CO2 kita secara global. Kita perlu menguranginya, idealnya sebesar 90 persen lebih karena masalah-masalah seperti laut yang semakin bersifat asam akan terus terjadi selama lautan terus menyerap CO2 dari atmosfer. Para ahli Dana Margasatwa Dunia mengatakan bahwa kehidupan laut belum pernah berada dalam keadaan rentan seperti saat ini. Mereka menunjuk dampak besar terhadap populasi hewan yang tergantung dari lautan seperti beruang kutub dan singa laut. Topik lain yang diangkat dalam simposium itu mulai dari terumbu karang sampai dengan sampah dan adaptasi makhluk laut. Salah satu diskusi panel berfokus pada hubungan antara lautan dan kesehatan manusia. Dr. Paul Sandifer dan Senator John Kerry adalah dua orang yang ikut dalam diskusi ini. Dialong disimpulkan dengan langkah-langkah praktis yang bisa dilakukan oleh individu untuk membantu melindungi perairan di Bumi agar kehidupa semua pesies terjamin.<br />
Dampak Perubahan Iklim (pemanasan global)Terhadap kehidupan di laut</p>
<p>1. Ikan-ikan Hiu Terancam Punah Akibat Perubahan Iklim<br />
Studi baru-baru ini yang dimuat dalam jurnal Pelestarian Biologi menyatakan bahwa populasi dari banyak spesies ikan hiu yang berkurang dengan cepat membuat para ilmuwan prihatin tentang dampaknya terhadap ekosistem laut secara keseluruhan. Kelompok-kelompok pelestarian menyerukan agar dilakukan langkah-langkah global untuk melindungi ikan hiu itu, bahkan beberapa jenis hampir lenyap sama sekali.<br />
2. Spesies Anjing Laut Pertama Kali Dideklarasikan Punah Akibat dari Kegiatan Manusia<br />
Setelah tidak terlihat selama lebih dari 50 tahun, anjing laut di Karibia atau India Barat sekarang dinyatakan punah. Anjing laut subtropis yang pernah ditemukan secara berlimpah di Laut Karibia, Teluk Meksiko, dan sebelah barat Samudera Atlantik, pada dasarnya diburu sampai punah. Dua spesies berhubungan lainnya, anjing laut Mediteranian dan Hawai baru-baru ini terdaftar sebagai satwa yang terancam punah, dengan perlindungan intensif yang diperlukan untuk menghindari kepunahan mereka juga.<br />
3. Naiknya Kandungan CO2 di Atmosfer Mengganggu Kehidupan Laut<br />
Para ilmuwan dari Universitas Plymouth di Inggris melakukan evaluasi dampak karbon dioksida yang diserap laut melalui sebuah studi di lubang CO2 alamiah yang ditemukan di Laut Mediterania. Studi tersebut menunjukkan bahwa di dekat lubang dasar laut ini, CO2 membuat air menjadi lebih asam dan mengakibatkan hilangnya keanekaragaman laut dalam perbandingan yang sama dengan pengasaman. Karena berkurangnya kalsium di air yang asam, kerangka keong menjadi hancur dan terumbu karang tidak dapat terbentuk. Dr. Carol Turley dari Laboratorium Laut Plymouth mengatakan, “Ini berarti satu-satunya cara untuk mengurangi  pengasaman laut adalah dengan pengurangan emisi CO2 dalam jumlah yang besar.&#8221;<br />
4. Populasi Ikan Dunia Menyusut<br />
Organisasi Pangan dan Pertanian PBB menyatakan bahwa 75% dari semua spesies ikan komersial telah ditangkap secara berlebihan. Callum Roberts, profesor konservasi laut di Universitas York, Inggris, serta para ilmuwan lainnya, mengatakan bahwa penangkapan ikan berskala industri sejak 90 tahun yang lalu telah menyebabkan bukan hanya hilangnya ikan, tetapi seluruh rantai makanan biologis. Dr. Roberts menyarankan penetapan segera area perlindungan permanen<br />
di seluruh lautan di dunia, untuk memungkinkan pemulihan ikan sebelum terlalu terlambat.</p>
<p>DAFTAR REFERENSI</p>
<p>http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7446112.stm</p>
<p>http://www.ens-newswire.com/ens/jun2008/2008-06-09-02.asp</p>
<p>http://news.bbc.co.uk/2/hi/science/nature/7437862.stm</p>
<p>http://www.guardian.co.uk/environment/2008/may/11/fishing.food</p>
<div id="attachment_23" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/2302727663_b8b1a27b381.jpg"><img src="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/2302727663_b8b1a27b381.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" title="2302727663_b8b1a27b38" width="300" height="225" class="size-medium wp-image-23" /></a><p class="wp-caption-text">ocean</p></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=24&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/pengaruh-laut-dahulu-dan-kini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/2302727663_b8b1a27b381.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">2302727663_b8b1a27b38</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Keindahan Geografi</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/keindahan-geografi/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/keindahan-geografi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 06:03:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/keindahan-geografi/</guid>
		<description><![CDATA[<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=22&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><div id="attachment_19" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><a href="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/earth2.jpg"><img src="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/earth2.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" title="earth" width="300" height="300" class="size-medium wp-image-19" /></a><p class="wp-caption-text">bumi </p></div><a href="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/volcanokrakatauindonesiaof1.jpg"><img src="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/volcanokrakatauindonesiaof1.jpg?w=300&#038;h=163" alt="" title="volcanokrakatauindonesiaof" width="300" height="163" class="alignnone size-medium wp-image-20" /></a><a href="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/kilat2xs.jpg"><img src="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/kilat2xs.jpg?w=300&#038;h=190" alt="" title="kilat2xs" width="300" height="190" class="alignnone size-medium wp-image-21" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/22/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/22/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=22&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/keindahan-geografi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/earth2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">earth</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/volcanokrakatauindonesiaof1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">volcanokrakatauindonesiaof</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/kilat2xs.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kilat2xs</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GEo BudaYA dan Politik UNtuk SeMua</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/geo-budaya-dan-politik-untuk-semua/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/geo-budaya-dan-politik-untuk-semua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Mar 2010 05:42:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/geo-budaya-dan-politik-untuk-semua/</guid>
		<description><![CDATA[WILAYAH DAN PERSEBARAN KEBUDAYAAN ISLAM<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=14&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href='http://akbarasia.files.wordpress.com/2010/03/wilayah-dan-persebaran-kebudayaan-islam.doc'>WILAYAH DAN PERSEBARAN KEBUDAYAAN ISLAM</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=14&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2010/03/25/geo-budaya-dan-politik-untuk-semua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENCIPTAKAN BUDAYA MEMBACA DAN MENULIS GUNA MENCERDASKAN KEHIDUPAN MASA DEPAN BANGSA  Oleh : RAHIMI</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2010/01/21/menciptakan-budaya-membaca-dan-menulis-guna-mencerdaskan-kehidupan-masa-depan-bangsa-oleh-rahimi/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2010/01/21/menciptakan-budaya-membaca-dan-menulis-guna-mencerdaskan-kehidupan-masa-depan-bangsa-oleh-rahimi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 21 Jan 2010 10:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/?p=11</guid>
		<description><![CDATA[ menciptakan budaya menulis dan membaca guna mencerdaskan kehidupan bangsa dapat dimulai darihal yang sederhana dan dari orang tua.<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=11&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong></p>
<p>Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke- empat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Penduduk yang banyak itu bisa dijadikan salah satu faktor kemajuan bangsa Indonesia jika hanya dikembangkan sebagai manusia yang unggul dalam arti menciptakan sumberdaya manusia yang unggul dan mampu bersaing dalam kancah dunia.</p>
<p>Banyak sekali hal yang bisa diandalkan dari Indonesia ini terutama pada potensi masyarakatnya, namun hal itu hanya isapan jempol belaka ketika kita mengetahui bahwa tingkat keseringan membaca buku orang Indonesia hanya beberapa halaman pertahun jika dirata – ratakan secara nasional. Beda halnya dengan negara – negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, atau Jepang. Negara – negara tersebut bisa maju karena manusianya sering membaca buku dan sering berkutat dengan buku. Lain halnya dengan masyarakat kita yang masih menganggap buku sebagai benda yang masih bisa dikatakan ”asing” untuk dijadikan ”teman” dalam kehidupan sehari – hari.</p>
<p>Buku yang merupakan jendela ilmu untuk menyongsong hari depan yang cerah haruslah bisa dijadikan teman dan harus menjadi sebuah kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan masa depan yang penuh dengan tantangan. Bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk menjadikan buku sebagai ”teman dekat” yang menemani kita.</p>
<p>Mari kita sejenak mencontoh bangsa Jepang yang memberlakukan sistem ”<em>ten minutes mother reading book before child’s sleep every night and everyday atau sepuluh menit ibu membaca buku sebelum anaknya tidur tiap malam dan tiap hari”</em>, hal ini dapat dikatakan merupakan program bangsa Jepang yang bersungguh – sungguh mencerdaskan kehidupan bangsa mereka dengan membudayakan membaca dan menjadikan membaca buku menjadi sebuah kebutuhan yang ttidak bisa dilepaskan dengan kehidupan sehari – hari. Mungkin masih ingat oleh kita bangsa Malaysia yang satu rumpun dengan kita yang awalnya meminta negara kita untuk mengirimkan guru ke negeri mereka. Malaysia memberlakukan budaya membaca dan menulis untuk meningkatkan kompetensi manusianya dalam menyongsong persaingan global dan hasilnya dapat kita lihat sekarang. Bisakah Indonesia maju seperti negara – negara yang lain? Jawabanyya adalah bisa.</p>
<p>Indonesia dengan jumlah masyarakatnya yang sekitar 200-an juta jiwa bukan sesuatu hal yang mustahil jika bangsa Indonesia memiliki bibit – bibit unggul yang berpotensi untuk memajukan bangsa. Bibit – bibit unggul ini seperti halnya sayuran yang bergizi tinggi jika ingin ditanam dan menghasilkan hasil yang bagus maka harus dipupuk. Begitu juga dengan masyarakat Indonesia khususnya yang masih dalam usia anak – anak dan remaja hendaknya diisi dengan membaca buku agar bekal dimasa depan menuju persaingan yang ketat dapat dilalui dengan mudah tanpa persoalan yang besar.</p>
<p>Kita sebagai masyarakat yang tinggal di negeri yang indah ini  harus mampu bersaing secara global untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. Salah satu cara yang patut diterapkan dalam hal ini adalah menjadikan menulis dan membaca dan menulis sebagai kebutuhan masyarakat. Dengan membaca maka akan mengetahui banyak pengetahuan dan informasi untuk pembangunan bangsa. Sudah saatnya negeri kita ini lepas dari segala macam ketertinggalan. Kita sebagai masyarakat. Untuk menjadikan budaya membaca dan menulis bagi masyarakat Indonesia, seperti halnya sayuran yang hendak dipupuk, masyarakat Indonesia juga perlu dibina dan dididik secara dalam agar mengerti benar tentang pentingnya membaca dan menulis. Apalagi masyarakat kita yang terdiri dari usia yang masih muda dan yang diharapkan menjadi roda penggerak kemajuan bangsa. Hendaknya para orang tua menngenalkan kepada anak – anak Indonesia mengenai pentingnya membaca dan menulis</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=11&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2010/01/21/menciptakan-budaya-membaca-dan-menulis-guna-mencerdaskan-kehidupan-masa-depan-bangsa-oleh-rahimi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>GEMPA BUMI DAN BERBAGAI DAMPAK SERTA ANTISIPASINYA</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2009/11/20/gempa-bumi-dan-berbagai-dampak-serta-antisipasinya/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2009/11/20/gempa-bumi-dan-berbagai-dampak-serta-antisipasinya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Nov 2009 08:03:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[Pengertian Gempa Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=7&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ol>
<li>Pengertian Gempa</li>
</ol>
<p>Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan <a title="Bumi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bumi">bumi</a>. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan <a title="Kerak bumi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerak_bumi">kerak bumi</a> (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.</p>
<ol>
<li>Tipe – Tipe Gempa Bumi</li>
</ol>
<p>Ada beberapa tipe gempa bumi yang terjadi di seluruh belahan dunia, yaitu :</p>
<ol>
<li><a title="Gempa bumi vulkanik (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_vulkanik&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gempa      bumi vulkanik</a> ( Gunung Api ) ; Gempa bumi ini terjadi      akibat adanya aktivitas magma, yang biasa terjadi sebelum gunung api      meletus. Apabila keaktifannya semakin tinggi maka akan menyebabkan      timbulnya ledakan yang juga akan menimbulkan terjadinya gempabumi.      Gempabumi tersebut hanya terasa di sekitar gunung api tersebut.</li>
<li><a title="Gempa bumi tektonik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa_bumi_tektonik">Gempa bumi tektonik</a> ; Gempabumi      ini disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng      lempeng tektonik secara mendadak yang mempunyai kekuatan dari yang sangat      kecil hingga yang sangat besar. Gempabumi ini banyak menimbulkan kerusakan      atau bencana alam di bumi, getaran gempa bumi yang kuat mampu menjalar      keseluruh bagian bumi. Gempa bumi tektonik disebabkan oleh perlepasan      [tenaga] yang terjadi karena pergeseran lempengan <a title="Plat tektonik" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Plat_tektonik">plat      tektonik</a> seperti layaknya gelang karet ditarik dan dilepaskan      dengan tiba-tiba. Tenaga yang dihasilkan oleh tekanan antara batuan      dikenal sebagai kecacatan tektonik. Teori dari <em>tektonik plate</em> (plat      tektonik) menjelaskan bahwa bumi terdiri dari beberapa lapisan batuan,      sebagian besar area dari lapisan kerak itu akan hanyut dan mengapung di      lapisan seperti <a title="Salju" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Salju">salju</a>.      Lapisan tersebut begerak perlahan sehingga berpecah-pecah dan bertabrakan      satu sama lainnya. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya gempa tektonik. Gempa      bumi tektonik memang unik. Peta penyebarannya mengikuti pola dan aturan      yang khusus dan menyempit, yakni mengikuti pola-pola pertemuan      lempeng-lempeng tektonik yang menyusun <a title="Kerak bumi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kerak_bumi">kerak      bumi</a>. Dalam ilmu kebumian (<a title="Geologi" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Geologi">geologi</a>),      kerangka teoretis tektonik lempeng merupakan <em>postulat</em> untuk      menjelaskan fenomena gempa bumi tektonik yang melanda hampir seluruh      kawasan, yang berdekatan dengan batas pertemuan lempeng tektonik. Contoh      gempa tektonik ialah seperti yang terjadi di <a title="Yogyakarta" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yogyakarta">Yogyakarta</a>,      <a title="Indonesia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia">Indonesia</a> pada <a title="Sabtu" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sabtu">Sabtu</a>,      <a title="27" href="http://id.wikipedia.org/wiki/27">27</a> <a title="Mei" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mei">Mei</a> <a title="2006" href="http://id.wikipedia.org/wiki/2006">2006</a> dini hari, pukul 05.54 WIB,</li>
<li><a title="Gempa bumi tumbukan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_tumbukan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gempa      bumi tumbukan</a> ; Gempa bumi ini diakibatkan oleh tumbukan      meteor atau asteroid yang jatuh ke bumi, jenis gempa bumi ini jarang      terjadi</li>
<li><a title="Gempa bumi runtuhan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_runtuhan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gempa      bumi runtuhan</a> ; Gempa bumi ini biasanya terjadi pada      daerah kapur ataupun pada daerah pertambangan, gempabumi ini jarang      terjadi dan bersifat lokal.</li>
<li><a title="Gempa bumi buatan (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_buatan&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gempa bumi buatan</a> ;      Gempa bumi buatan adalah gempa bumi yang disebabkan oleh aktivitas dari      manusia, seperti peledakan dinamit, nuklir atau palu yang dipukulkan ke      permukaan bumi.</li>
</ol>
<ol>
<li>Penyebab Terjadinya Gempa</li>
</ol>
<p>Kebanyakan gempa bumi disebabkan dari pelepasan energi yang dihasilkan oleh tekanan yang dilakukan oleh lempengan yang bergerak. Semakin lama tekanan itu kian membesar dan akhirnya mencapai pada keadaan dimana tekanan tersebut tidak dapat ditahan lagi oleh pinggiran lempengan. Pada saat itu lah gempa bumi akan terjadi.</p>
<p>Gempa bumi biasanya terjadi di perbatasan lempengan lempengan tersebut. Gempa bumi yang paling parah biasanya terjadi di perbatasan lempengan kompresional dan translasional. <a title="Gempa bumi fokus dalam (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa_bumi_fokus_dalam&amp;action=edit&amp;redlink=1">Gempa bumi fokus dalam</a> kemungkinan besar terjadi karena materi <a title="Lapisan litosfer (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lapisan_litosfer&amp;action=edit&amp;redlink=1">lapisan litosfer</a> yang terjepit kedalam mengalami <a title="Transisi fase (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Transisi_fase&amp;action=edit&amp;redlink=1">transisi fase</a> pada kedalaman lebih dari 600 km.</p>
<p>Beberapa gempa bumi lain juga dapat terjadi karena pergerakan <a title="Magma" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Magma">magma</a> di dalam gunung berapi. Gempa bumi seperti itu dapat menjadi gejala akan terjadinya letusan gunung berapi. Beberapa gempa bumi (jarang namun) juga terjadi karena menumpuknya massa air yang sangat besar di balik <a title="Dam (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dam&amp;action=edit&amp;redlink=1">dam</a>, seperti <a title="Dam Karibia (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Dam_Karibia&amp;action=edit&amp;redlink=1">Dam Karibia</a> di <a title="Zambia" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zambia">Zambia</a>, <a title="Afrika" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika">Afrika</a>. Sebagian lagi (jarang juga) juga dapat terjadi karena injeksi atau akstraksi cairan dari/ke dalam bumi (contoh. pada beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi dan di <a title="Rocky Mountain Arsenal (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Rocky_Mountain_Arsenal&amp;action=edit&amp;redlink=1">Rocky Mountain Arsenal</a>. Terakhir, gempa juga dapat terjadi dari peledakan bahan peledak. Hal ini dapat membuat para ilmuwan memonitor tes rahasia <a title="Senjata nuklir" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Senjata_nuklir">senjata nuklir</a> yang dilakukan pemerintah. Gempa bumi yang disebabkan oleh manusia seperti ini dinamakan juga <a title="Seismisitas terinduksi (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Seismisitas_terinduksi&amp;action=edit&amp;redlink=1">seismisitas terinduksi</a></p>
<p><strong>PROSES KEJADIAN</strong></p>
<p>Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat di tahan oleh lempeng tektonik tersebut. Proses pelepasan energi berupa gelombang elastis yang disebut gelombang seismik atau gempa yang sampai ke permukaan bumi dan menimbulkan  getaran dan kerusakan  terhadap benda benda atau bangunan di permukaan bumi. Besarnya kerusakan tergantung dengan besar dan lamanya getaran yang sampai ke permukaan bumi. Selain itu juga tergantung  dengan kekuatan struktur bangunan.</p>
<p>Para ahli gempa mengklasifikasikan gempa menjadi dua katagori, gempa  intra lempeng (intraplate) dan antar lempeng ( interplate). Gempa intraplate adalah gempa yang terjadi di dalam lempeng itu sendiri, sedangkan gempa interplate terjadi di batas antar dua lempeng .</p>
<p>Sebenarnya gempa bumi terjadi setiap hari, namun kebanyakan tidak terasa oleh manusia , hanya alat seismograph saja yang  dapat mencatatnya dan tidak semuanya menyebabkan kerusakan . Di Indonesia gempa merusak terjadi 3 sampai 5 kali dalam setahun.</p>
<p>Proses terjadinya gempa bumi dapat dilihat dari penyebab utama terjadinya gempa bumi. Ada  5 (lima)  jenis gempa bumi yang dapat dibedakan menurut terjadinya, yaitu:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>1. Gempa Tektonik</p>
<p>2. Gempa Vulkanik</p>
<p>3. Gempa Runtuhan</p>
<p>4. Gempa Jatuhan</p>
<p>5. Gempa Buatan</p>
<p><strong>- Gempa Tektonik</strong></p>
<p>Seperti diketahui bahwa kulit bumi terdiri dari lempeng lempeng tektonik   yang terdiri dari lapisan lapisan batuan. Tiap tiap lapisan memiliki kekerasan dan massa jenis yang berbeda satu sama lain. Lapisan kulit bumi  tersebut mengalami pergeseran  akibat arus konveksi yang terjadi di dalam bumi.</p>
<p>Gambar Proses Terjadinya Gempa Tektonik</p>
<p>a.    Sesar aktif bergerak  sedikit demi sedikit kearah yng saling berlawanan  Pada tahap ini terjadi  akumulasi energi elastis.</p>
<p>b.  Pada tahap ini mulai  terjadi deformasi sesar, karena energi elastis makin besar.</p>
<p>c.  Pada tahap ini terjadi pelepasan energi secara mendadak sehingga terjadi peristiwa yang disebut gempa bumi tektonik</p>
<p>d.  Pada tahap ini sesar kembali mencapai tingkat keseimbangannya kembali. Pergeseran ini kian lama menimbulkan energi-energi stress yang sewaktu waktu terjadi   pelepasan energi yang mendadak. Peristiwa inilah yang disebut gempa tektonik yaitu peristiwa pelepasan energi secara tiba-tiba  di dalam batuan sepanjang sesar atau patahan seperti terlihat dalam gambar.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>- Gempa Vulkanik</strong></p>
<p>Sesuai dengan namanya gempa vulkanik atau gempa gunung api merupakan peristiwa gempa bumi yang disebabkan oleh tekanan  magma dalam gunung berapi. Gempa ini dapat terjadi sebelum dan saat  letusan gunung api. Getarannya kadang-kadang dapat dirasakan oleh manusia dan hewan sekitar gunung berapi  itu berada. Perkiraaan meletusnya gunung berapi salah satunya  ditandai dengan sering  terjadinya getaran-getaran gempa vulkanik.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Erupsi gunung berapi menimbulkan getaran gempa yang ukup besar disekitar daerah letusan</p>
<p><strong>- Gempa  Runtuhan</strong></p>
<p>Gempa runtuhan atau terban merupakan gempa bumi yang terjadi karena adanya runtuhan tanah atau batuan. Lereng gunung atau pantai yang curam memiliki energi potensial yang besar untuk runtuh, juga terjadi di kawasan tambang akibat runtuhnya dinding atau terowongan pada tambang-tambang bawah tanah sehingga dapat  menimbulkan getaran di sekitar daerah runtuhan, namun dampaknya tidak begitu membahayakan. Justru dampak yang  berbahaya adalah akibat  timbunan batuan atau tanah  longsor itu sendiri.</p>
<p>Gambar di samping menunjukkan longsoran tanah yang menimbulkan getaran yang cukup            kecil yang disebut dengan gempa runtuhan atau gempa longsoran</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>- Gempa Jatuhan</strong></p>
<p>Bumi merupakan  salah satu planet yang ada dalam susunan tata surya.  Dalam tata surya kita terdapat ribuan meteor atau batuan yang bertebaran mengelilingi orbit bumi. Sewaktu-waktu meteor tersebut jatuh ke atmosfir bumi dan kadang-kadang sampai ke permukaan bumi. Meteor yang jatuh ini akan menimbulkan getaran bumi jika massa meteor cukup besar. Getaran ini disebut gempa jatuhan, namun gempa ini jarang sekali terjadi.<strong> </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>kawah terletak dekat Flagstaff, Arizona, sepanjang 1,13 km akibat kejatuhan meteorite 50.000 tahun yang lalu dengan diameter 50 m.</p>
<p><strong>- Gempa Buatan</strong></p>
<p>Suatu percobaan peledakan nuklir bawah tanah atau laut dapat menimbulkan getaran bumi yang dapat tercatat oleh seismograph seluruh  permukaan bumi tergantung dengan kekuatan ledakan, sedangkan ledakan dinamit di bawah permukaan bumi juga dapat menimbulkan getaran namun efek getarannya sangat lokal.</p>
<p><strong>Zona Gempa </strong></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Zona Gempa Dunia</p>
<p>Zona gempa dunia terbagi atas dua jalur, yaitu Jalur Circum Pasifik dan Jalur Mediteranian. Jalur Circum Pasifik adalah  jalur wilayah dimana banyak terjadi gempa-gempa dalam dan juga gempa- gempa besar yang dangkal. Jalur ini terbentang mulai dari  Sulawesi, Filipina , Jepang, dan kepulauan Hawai</p>
<p>Jalur Mediteranian adalah  jalur wilayah dimana banyak terjadi gempa-gempa besar yang membentang dari benua Amerika, Eropah ,Timur Tengah, India , Sumatera, Jawa dan Nusa Tenggara.</p>
<p>Pada jalur inilah sering terjadi gempa-gempa tektonik dan juga vulkanik seperti pada gambar di bawah ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Sedangkan zona gempa di Indonesia dapat dilihat pada gambar berikut ini:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Dari gambar di atas dapat dilihat bahwa kepulauan Indonesia merupakan daerah rawan gempa tektonik. karena dilewati jalur gempa Mediteran dan Circum Pasifik .</p>
<p><strong>Dampak Gempa</strong></p>
<p>Dalam tulisan ini hanya memuat dampak dari gempa tektonik, karena tipe gempa teknonik adalah tipe gempa yang sering membahayakan jiwa dan raga manusia, juga kerugian harta benda. Ada dua dampak gempa tektonik yang berbahaya, yaitu dampak primer dan dampak skunder. Berikut adalah penjelasan dan contoh dari dampak gempa tektonik:</p>
<p><strong>1. Dampak Primer</strong></p>
<p>Dampak primer yaitu getaran gempa itu sendiri yang sampai ke permukaan bumi dan kalau getarannya cukup besar dapat merusak bangunan dan infra struktur lainnya seperti jalan dan  jembatan , rel kereta api, bendungan dan lain lain, sehingga menimbulkan korban jiwa dan kerugian harta benda.</p>
<p>Beberapa contoh gambar dampak  primer gempa tektonik:</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gempa di Kobe, Jepang bulan Januari 1995 merusak jalan kereta api express yang menghubungkan Kobe dan Osaka. Lebih dari 6400 orang meninggal.</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="0" height="12"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gempa dengan kekuatan 6.7 Skala Richter merobohkan  jalan bebas hambatan di Los Angeles pada bulan Januari 1994.</p>
<p><strong>2. Dampak Skunder</strong></p>
<p>Dampak sekunder yaitu terjadi tsunami, tanah yang menjadi cairan kental (liquefaction), kebakaran , penyakit dan sebagainya.</p>
<p>Contoh  dampak sekunder dalam gambar:</p>
<p>Gambar tersebut menunjukkan kebakaran           yang terjadi setelah gempa, dan gambar yang di bawahnya menunjkkan gedung yang miring dan seolah – olah dihisap leh tanah karena gempa yang menghancurkan struktur tanah</p>
<table cellspacing="0" cellpadding="0" align="left">
<tbody>
<tr>
<td width="336" height="21"></td>
</tr>
<tr>
<td></td>
<td></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Gelombang  Tsunami akibat gempa tektonik yang terjadi</p>
<p><strong>CARA PENYELAMATAN DARI BAHAYA GEMPA BUMI </strong></p>
<p>(Sumber: Badan Meteorologi dan Geofisika)</p>
<p>APA YANG HARUS ANDA KERJAKAN SEBELUM, SAAT DAN SESUDAH TERJADI GEMPA BUMI</p>
<p>SEBELUM TERJADI GEMPABUMI</p>
<p>a. Kunci Utama adalah :</p>
<p>1. Mengenali apa yang disebut gempabumi</p>
<p>2. Memastikan bahwa struktur dan letak rumah anda dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan gempabumi (longsor, liquefaction dll)</p>
<p>3. Mengevaluasi dan merenovasi ulang struktur bangunan anda agar terhindar bahaya gempabumi</p>
<p>b. Kenali lingkungan tempat anda bekerja dan tinggal</p>
<p>1. Memperhatikan letak pintu, lift serta tangga darurat, apabila terjadi gempa bumi, sudah mengetahui tempat paling aman untuk berlindung.</p>
<p>2. Belajar melakukan P3K</p>
<p>3. Belajar menggunakan Pemadam Kebakaran</p>
<p>4. Mencatat Nomor Telpon Penting yang dapat dihubungi pada saat terjadi gempabumi</p>
<p>c. Jika anda sedang mengendarai mobil</p>
<p>1. Keluar, turun dan menjauh dari mobil hindari jika terjadi pergeseran atau kebakaran.</p>
<p>2. Lakukan poin 2, (melakukan P3K)</p>
<p>d. Jika anda tinggal atau berada di pantai, jauhi pantai untuk menghindari terjadinya Tsunami.</p>
<p>e. Jika anda tinggal didaerah pegunungan, apabila terjadi gempa bumi hindari daerah yang mungkin terjadi longsoran.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>f. Persiapan Rutin pada tempat anda bekerja dan tinggal</p>
<p>1. Perabotan (Lemari, Cabinet, dll) diatur menempel pada dinding (di paku/ di ikat dll) untuk menghindari jatuh, roboh, bergeser pada saat terjadi gempa bumi</p>
<p>2. Menyimpan bahan yang mudah terbakar pada tempat yang tidak mudah pecah, agar terhindar dari kebakaran.</p>
<p>3. Selalu mematikan air, gas dan listrik apa bila sedang tidak digunakan</p>
<p>g. Penyebab celaka yang paling banyak pada saat gempa bumi adalah akibat kejatuhan material</p>
<p>1. Atur benda yang berat sedapat mungkin berada pada bagian bawah.</p>
<p>2. Cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh pada saat gempa bumi terjadi (mis: lampu dll)</p>
<p>h. Alat yang harus ada di setiap tempat</p>
<p>1. Kotak P3K</p>
<p>2. Senter/lampu Battery</p>
<p>3. Radio</p>
<p>4. Makanan Suplemen dan Air</p>
<p>SESUDAH TERJADI GEMPABUMI</p>
<p>a. Jika anda berada dalam bangunan.</p>
<p>1. Keluar dari bangunan tesebut dengan tertib.</p>
<p>2. Jangan menggunakan tangga berjalan atau lift, gunakan tangga biasa.</p>
<p>3. Periksa apa ada yang terluka, lakukan P3K.</p>
<p>4. Telpon/minta pertolongan apabila terjadi luka parah pada anda atau sekitar anda.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>b. Periksa lingkungan sekitar anda</p>
<p>1. Periksa apabila terjadi kebakan.</p>
<p>2. Periksa apabila terjadi kebocoran gas.</p>
<p>3. Periksa apabila terjadi arus pendek.</p>
<p>4. Periksa aliran dan pipa air.</p>
<p>5. Periksa segala hal yang dapat membahayakan (mematikan listrik, tidak menyalakan api dll)</p>
<p>c. Jangan masuk kebangunan yang sudah terjadi gempa, karena kemungkian masih terdapat reruntuhan</p>
<p>d. Jangan berjalan disekitar daerah gempa, kemungkinan terjadi bahaya susulan masih ada.</p>
<p>SAAT TERJADI GEMPA BUMI</p>
<p>a. Jika anda berada dalam bangunan</p>
<p>1. Lindungi kepala dan badan anda dari reruntuhan bangunan (dengan bersembunyi di bawah meja dll).</p>
<p>2. Mencari tempat yang paling aman dari reruntuhan goncangan.</p>
<p>3. Berlari keluar apabila masih dapat dilakukan.</p>
<p>b. Jika berada di luar bangunan atau area terbuka</p>
<p>1. Menghindari dari bangunan yang ada di sekitar anda (seperti gedung, tiang listrik, pohon dll).</p>
<p>2. Perhatikan tempat anda berpijak hindari apabila terjadi rekahan tanah.</p>
<p>c. Mendengarkan informasi mengenai gempa dari radio (apabila terjadi gempa susulan).</p>
<p>d. Mengisi angket yang diberikan oleh Instansi Terkait untuk mengetahui seberapa besar kerusakan yang terjadi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=7&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2009/11/20/gempa-bumi-dan-berbagai-dampak-serta-antisipasinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>hubungan kondisi fisik wilayah dengan aktifitas penduduk</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2009/08/30/hubungan-kondisi-fisik-wilayah-dengan-aktifitas-penduduk/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2009/08/30/hubungan-kondisi-fisik-wilayah-dengan-aktifitas-penduduk/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 30 Aug 2009 05:19:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2009/08/30/hubungan-kondisi-fisik-wilayah-dengan-aktifitas-penduduk/</guid>
		<description><![CDATA[PENDAHULUAN Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Terdiri dari 17.508 pulau, Indonesia adalah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=6&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PENDAHULUAN<br />
Republik Indonesia disingkat RI atau Indonesia adalah negara di Asia Tenggara, terletak di garis khatulistiwa dan berada di antara benua Asia dan Australia serta antara Samudra Pasifik dan Samudra Hindia. Karena letaknya yang berada di antara dua benua, dan dua samudra, ia disebut juga sebagai Nusantara (Kepulauan Antara). Terdiri dari 17.508 pulau, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia. Dengan populasi sebesar 222 juta jiwa pada tahun 2006, Indonesia adalah negara berpenduduk terbesar keempat di dunia dan negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, meskipun secara resmi bukanlah negara Islam. Bentuk pemerintahan Indonesia adalah republik, dengan Dewan Perwakilan Rakyat dan presiden yang dipilih langsung. Ibukota negara ialah Jakarta. Indonesia berbatasan dengan Malaysia di Pulau Kalimantan, dengan Papua Nugini di Pulau Papua dan dengan Timor Leste di Pulau Timor. Negara tetangga lainnya adalah Singapura, Filipina, Australia, dan wilayah persatuan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India.<br />
Sejarah Indonesia banyak dipengaruhi oleh bangsa lainnya. Kepulauan Indonesia menjadi wilayah perdagangan penting setidaknya sejak sejak abad ke-7, yaitu ketika Kerajaan Sriwijaya menjalin hubungan agama dan perdagangan dengan Tiongkok dan India. Kerajaan-kerajaan Hindu dan Buddha telah tumbuh pada awal abad Masehi, diikuti para pedagang yang membawa agama Islam, serta berbagai kekuatan Eropa yang saling bertempur untuk memonopoli perdagangan rempah-rempah Maluku semasa era penjelajahan samudra. Setelah sekitar 350 tahun penjajahan Belanda, Indonesia menyatakan kemerdekaannya di akhir Perang Dunia II. Selanjutnya Indonesia mendapat tantangan dari bencana alam, korupsi, separatisme, proses demokratisasi dan periode perubahan ekonomi yang pesat.<br />
Dari Sabang sampai Merauke, Indonesia terdiri dari berbagai suku, bahasa dan agama yang berbeda. Suku Jawa adalah grup etnis terbesar dan secara politis paling dominan. Semboyan nasional Indonesia, &#8220;Bhinneka tunggal ika&#8221; (&#8220;Berbeda-beda tetapi tetap satu&#8221;), berarti keberagaman yang membentuk negara. Selain memiliki populasi besar dan wilayah yang padat, Indonesia memiliki wilayah alam yang mendukung tingkat keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia.<br />
Indonesia memiliki 17.504 pulau besar dan kecil, sekitar 6000 di antaranya tidak berpenghuni.,  yang menyebar disekitar khatulistiwa, yang memberikan cuaca tropis. Posisi Indonesia terletak pada koordinat 6°LU &#8211; 11°08&#8242;LS dan dari 95°&#8217;BB &#8211; 141°45&#8242;BT serta terletak di antara dua benua yaitu benua Asia dan benua Australia/Oseania.<br />
Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil di antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Luas daratan Indonesia adalah 1.922.570 km² dan luas perairannya 3.257.483 km². Pulau terpadat penduduknya adalah pulau Jawa, di mana setengah populasi Indonesia hidup. Indonesia terdiri dari 5 pulau besar, yaitu: Jawa dengan luas 132.107 km², Sumatera dengan luas 473.606 km², Kalimantan dengan luas 539.460 km², Sulawesi dengan luas 189.216 km², dan Papua dengan luas 421.981 km². Batas wilayah Indonesia searah penjuru mata angin, yaitu:  utara.selatan,timor , dan barat.<br />
Lokasi Indonesia juga terletak di lempeng tektonik, yang berarti Indonesia rawan terkena gempa bumi dan dapat menimbulkan tsunami. Indonesia juga banyak memiliki gunung berapi[31], salah satu yang sangat terkenal adalah gunung Krakatau, terletak di selat Sunda antara pulau Sumatra dan Jawa.<br />
Wilayah Indonesia memiliki keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi sehingga oleh beberapa pihak wilayah ekologi Indonesia disebut dengan istilah &#8220;Mega biodiversity&#8221; atau &#8220;keanekaragaman mahluk hidup yang tinggi&#8221; umumnya dikenal sebagai Indomalaya atau Malesia bedasarkan penelitian bahwa 10 persen tumbuhan, 12 persen mamalia, 16 persen reptil, 17 persen burung, 25 persen ikan yang ada di dunia hidup di Indonesia, padahal luas Indonesia hanya 1,3 % dari luas Bumi. Kalo dirangking, kekayaan mahluk hidup Indonesia ranking ke-3 setelah Brasil dan Zaire.<br />
Kondisi geografis seperti ini akan mempengaruhi keadaan Indonesia karena Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang alam dan kehidupn di muka bumi serta interaksi manusia dengan lingkungannya dalam kaitannya dengan hubungan / susunan keruangan dan kewilayahan. Ekonomi adalah ilmu yang mempelajari mengenai pemenuhan kebutuhan masyarakat melalui kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Apbila kedua ilmu ini dikolaborasikan akan menghasilkan satu ilmu terapan, yaitu Geografi Ekonomi.<br />
Geografi ekonomi berarti ilmu yang mempelajari kegiatan ekonomi manusia yang dipandang dari kacamata geografi, yaitu dari pendekatan geografi yang ada<br />
Aktivitas eknomi merupakan segala usaha manusia untuk memenuhi segala kebuthan hdupnya yang bersifat materi, seperti makanan, minuman, pakaian, perumahan,alat perlengkapan, dan lain – lain. Aktivitas ekonomi dikenal 3 macam, yaitu produksi, pertukaran/penyaluran  barang, dan pemakaian barang/ konsumsi. Kebutuhan hidup manusia yang harus terpenuhi harus terpelihara agar dapat terjamin secara layak dan berkesinambungan hanya bisa terwujud dengan usaha/kerja manusia yang disebut dengan aktivitas ekonomi tersebut. Dengan adanya aktivitas ekonomi, maka manusia dapat menghasilkan sesuatu.<br />
Segala macam aktivitas ekonomi yangada hanya dapat berlangsung jika berhubungan dengan ;lingkngan hidup manusia, yaitu alam sekitarnya berikut dengan unsur – unsur yang terrdapat di dalamnya , baik yang abstrak maupun yang nyata ( G.T. RENNER : World Economic Geography ). Hal ini berarti dalam segala pemenuhan kebutuhannya manusia tidak bisa terlepas dari alam sekitarnya, sperti nelayan di daerah pesisir, petani di dataran rendahdan tinggi, penambangan di lepas pantai, dan lain – lain. Dengan kata lain, kondisi fisik wilayah akan mempengaruhi kondisi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Semakin variatif kondisi wilayahnya, semakin bervariasi pula aktivitas ekonomi yang ada. </p>
<p>Demografi<br />
Menurut sensus penduduk 2000, Indonesia memiliki populasi sekitar 206 juta, dan diperkirakan pada tahun 2006 berpenduduk 222 juta. 130 juta (lebih dari 50%) tinggal di Pulau Jawa yang merupakan pulau berpenduduk terbanyak sekaligus pulau dimana ibukota Jakarta berada. Sebagian besar (95%) penduduk Indonesia adalah bangsa Melayu, dan terdapat juga kelompok-kelompok suku Melanesia, Polinesia, dan Mikronesia terutama di Indonesia bagian Timur. Banyak penduduk Indonesia yang menyatakan dirinya sebagai bagian dari kelompok suku yang lebih spesifik, yang dibagi menurut bahasa dan asal daerah, misalnya Jawa, Sunda atau Batak.<br />
Selain itu juga ada penduduk pendatang yang jumlahnya minoritas diantaranya adalah etnis Tionghoa, India, dan Arab. Mereka sudah lama datang ke nusantara dengan jalur perdagangan sejak abad ke 8 SM dan menetap menjadi bagian dari Nusantara. Di Indonesia terdapat sekitar 4 juta populasi etnis Tionghoa. Angka ini berbeda-beda karena hanya pada tahun 1930-an terakhir kalinya pemerintah melakukan sensus dengan menggolong-golongkan masyarakat Indonesia ke dalam suku bangsa dan keturunannya.<br />
Islam adalah agama mayoritas yang dipeluk oleh sekitar 85,2% penduduk Indonesia, yang menjadikan Indonesia negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia. Sisanya beragama Protestan (8,9%), Katolik (3%), Hindu (1,8%), Buddha (0,8%), dan lain-lain (0,3%). Selain agama-agama tersebut, pemerintah Indonesia juga secara resmi mengakui Konghucu<br />
Kebanyakan penduduk Indonesia bertutur dalam bahasa daerah sebagai bahasa ibu, namun bahasa resmi Indonesia, bahasa Indonesia, diajarkan di seluruh sekolah-sekolah di negara ini dan dikuasai oleh hampir seluruh penduduk Indonesia.</p>
<p>Ekonomi<br />
1. Pembagian administratif<br />
NanggroeAcehDarussalam, SumateraUtara, SumateraBarat, Riau, Kep.Riau, Kep. Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur,Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat,Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan,Selatan,Sulawesi, Utara, Maluku, Utara, Sulawesi  Tengah, Gorontalo,Sulawesi Barat,Sulawesi Selatan,Sulawesi Tenggara,Maluku,Papua Barat, Papua<br />
Indonesia saat ini terdiri dalam 33 provinsi, lima di antaranya daerah istimewa. Tiap provinsi memiliki badan legislatur dan gubernur. Provinsi dibagi menjadi kabupaten dan kota, yang dibagi lagi menjadi kecamatan dan lagi menjadi kelurahan dan desa.</p>
<p>Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, DKI Jakarta, D.I. Yogyakarta, Papua, dan Papua Barat memiliki hak istimewa legislatur yang lebih besar dan tingkat otonomi yang lebih tinggi dari pemerintahan pusat daripada provinsi lainnya. Contohnya, pemerintahan Nanggroe Aceh Darussalam memiliki hak untuk membentuk sistem legal sendiri; pada tahun 2003, Aceh mula menetapkan hukum Syariah.[25] Yogyakarta mendapatkan status Daerah Khusus sebagai pengakuan terhadap peran penting Yogyakarta dalam mendukung Indonesia selama Revolusi Indonesia.[26] Provinsi Papua, sebelumnya disebut Irian Jaya, mendapat status otonomi khusus tahun 2001.[27] Jakarta adalah daerah khusus ibukota negara. Timor Portugis digabungkan ke dalam wilayah Indonesia dan menjadi provinsi Timor Timur pada 1979–1999, yang kemudian memisahkan diri melalui referendum menjadi Negara Timor Leste<br />
Sistem ekonomi Indonesia awalnya didukung dengan diluncurkannya Oeang Repoeblik Indonesia (ORI) yang menjadi mata uang pertama Republik Indonesia, yang selanjutnya berganti menjadi Rupiah.<br />
Pada masa pemerintahan Orde Lama, Indonesia tidak seutuhnya mengadaptasi sistem ekonomi kapitalis, namun juga memadukannya dengan nasionalisme ekonomi. Pemerintah yang belum berpengalaman, masih ikut campur tangan ke dalam beberapa kegiatan produksi yang berpengaruh bagi masyarakat banyak. Hal tersebut, ditambah pula kemelut politik, mengakibatkan terjadinya ketidakstabilan pada ekonomi negara.<br />
 Pemerintahaan Orde Baru segera menerapkan disiplin ekonomi yang bertujuan menekan inflasi, menstabilkan mata uang, penjadualan ulang hutang luar negeri, dan berusaha menarik bantuan dan investasi asing. Pada era tahun 1970-an harga minyak bumi yang meningkat menyebabkan melonjaknya nilai ekspor, dan memicu tingkat pertumbuhan ekonomi rata-rata yang tinggi sebesar 7% antara tahun 1968 sampai 1981. Reformasi ekonomi lebih lanjut menjelang akhir tahun 1980-an, antara lain berupa deregulasi sektor keuangan dan pelemahan nilai rupiah yang terkendali, selanjutnya mengalirkan investasi asing ke Indonesia khususnya pada industri-industri berorientasi ekspor pada antara tahun 1989 sampai 1997[33] Ekonomi Indonesia mengalami kemunduran pada akhir tahun 1990-an akibat krisis ekonomi yang melanda sebagian besar Asia pada saat itu,[34] yang disertai pula berakhirnya masa Orde Baru dengan pengunduran diri Presiden Soeharto tanggal 21 Mei 1998.<br />
Saat ini ekonomi Indonesia telah cukup stabil. Pertumbuhan PDB Indonesia tahun 2004 dan 2005 melebihi 5% dan diperkirakan akan terus berlanjut. Namun demikian, dampak pertumbuhan itu belum cukup besar dalam mempengaruhi tingkat pengangguran, yaitu sebesar 9,75%. Perkiraan tahun 2006, sebanyak 17,8% masyarakat hidup di bawah garis kemiskinan, dan terdapat 49,0% masyarakat yang hidup dengan penghasilan kurang dari AS$2 per hari.<br />
 Indonesia mempunyai sumber daya alam yang besar di luar Jawa, termasuk minyak mentah, gas alam, timah, tembaga, dan emas. Indonesia pengekspor gas alam terbesar kedua di dunia, meski akhir-akhir ini ia telah mulai menjadi pengimpor bersih minyak mentah. Hasil pertanian yang utama termasuk beras, teh, kopi, rempah-rempah, dan karet. Sektor jasa adalah penyumbang terbesar PDB, yang mencapai 45,3% untuk PDB 2005. Sedangkan sektor industri menyumbang 40,7%, dan sektor pertanian menyumbang 14,0%. Meskipun demikian, sektor pertanian mempekerjakan lebih banyak orang daripada sektor-sektor lainnya, yaitu 44,3% dari 95 juta orang tenaga kerja. Sektor jasa mempekerjakan 36,9%, dan sisanya sektor industri sebesar 18,8%.Rekan perdagangan terbesar Indonesia adalah Jepang, Amerika Serikat, dan negara-negara jirannya yaitu Malaysia, Singapura dan Australia.<br />
Meski kaya akan sumber daya alam dan manusia, Indonesia masih menghadapi masalah besar dalam bidang kemiskinan yang sebagian besar disebabkan oleh korupsi yang merajalela dalam pemerintahan. Lembaga Transparency International menempatkan Indonesia sebagai peringkat ke-143 dari 180 negara dalam Indeks Persepsi Korupsi, yang dikeluarkannya pada tahun 2007. </p>
<p>D.	KONDISI FISIK WILAYAH GEOGRAFIS INDONESIA DENGAN<br />
AKTIFITAS PENDUDUKNYA<br />
Indonesia merupakan Negara kepulauan yang memiliki keragaman bentuk muka bumi, baik di daratan, maupun dasar laut. Kondisi yang demikian ini ternyata mempunyai hubungan yang erat dengan aktifitas dengan manusianya. Masi ingatkah kalian pada kondisi social suatu wilayah tidak akan terlepas dari keadaan fisiknya. Satu ciri utama kajian geografis adalah mengakaji saling hubungan antara unsur fisik dan unsure social di permukaan bumi.<br />
Pemanfaatan lingkungan fisik oleh manusia pada hakikatnya tergantung pada kondisi lingkungan fisik itu sendiri dan kualitas manusianya. Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berpengaruh pada kegiatan manusia untuk megelola dan memanfaatkan kondisi lingkungan fisiknya untuk kesejahteraan hidupnya. Hal iini merupakan jenis aktifitas ekonomi penduduk dalam mengolah alam sebagai hasil daripada geografi.<br />
Berikut adalah bentuk – bentuk muka bumi sebagai  akjian daripada geografi:<br />
1.  Bentuk-Bentuk Dataran<br />
Ternyata di Indonesia ini memiliki bentang alam atau bentuk permukaan bumi yang ada di daratan berbeda-beda. Ada yang disebut dataran tinggi, ada yang disebut dataran rendah, dan ada yang disebut pantai.<br />
Dataran yang dikenal di Indonesia antara lain :<br />
Dataran tinggi: Bandung, Sukabumi, Gya dan Alas.<br />
Dataran rendah : Karawang, Sidoarjo.<br />
Dataran pantai : Pantai utara pulau jawa, Pantai timur sumatera, Kalimantan Barat.<br />
a. Wilayah dataran tinggi<br />
Dataran tinggi adalah bentuk muka bumi yang relatif datar yang letaknya di daerah yang tinggi yaitu memiliki ketinggian antara 700-800 meter di atas permukaan laut</p>
<p>b. Wilayah pegunungan<br />
Pegunungan merupakan deretan atau rangkaian gunung yang tinggi dibandingkan daerah sekitarnya. Pegunungan memiliki ketinggian 500 m di atas permukaan laut.<br />
c. Wilayah dataran rendah<br />
Dataran rendah adalah bentuk permukaan bumi yang relative datar dan letaknya di daerah yang rendah memiliki ketinggian dari 600 m di atas permukaan laut.<br />
d. Wilayah dataran pantai<br />
Dataran pantai adalah daerah yang letaknya ditepi laut di mana sejauh air pasang masih bisa mencapai daratan.<br />
2.  Hubungan Kondisi Fisik Dengan Aktifitas Ekonomi Penduduk<br />
Ternyata lingkungan fisik tempat hidup manusia di permukaan bumi berbeda-beda. Ada wilayah yang bergunung dan berbukit, tanahnya kurang subur, iklimnya tidak nyaman. Kondisi yang demikian akan menyulitkan penduduknya, baik dibidang ekonomi, maupun transportasi. Sebaliknya ada pula wilayah permukaan bumi yang tropografinya landai, iklimnya nyaman, curah hujannya cukup, tanahnya subur. Bagi daerah yang subur tropografinya landai cukup sumber air iklimnya nyaman, menjadi pusat akumulasi penduduk untuk melakukan kegiatan dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya.<br />
Aktifitas ekonomi penduduk dalam memenuhi hidupnya cenderung dipengaruhi oleh lingkungan fisiknya, walaupun tidak sepenuhnya mutlak. Kosentrasi penduduk cenderung terjadi pada daerah-daerah yang topografi datar, tanahnya subur, dekat sumber air dan iklimya sejuk. Dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang dimiliki manusia maupun mengurangi pengaruh lingkungan alamnya, karena ada faktor-faktor endogen dalam diri manusia yaitu kemampuan untuk mengatasi berbagai kesulitan. Hubungan aktifitas penduduk yang berkaitan dengan kondisi fisik dapat dijelaskan sebagai berikut.</p>
<p>1. Aktivitas Ekonomi penduduk di wilayah dataran tinggi<br />
Aktifitas penduduk karena daerah ini beriklim sejuk. Di dataran tinggi kegiatan ekonomi penduduk cenderung dibidang pertanian lahan kering. Ladang pertanian yang dibudidayakan adalah hortikultura antara lain, sayur-sayuran, buah-buahan dan taman hias.<br />
Gambar pertanian di dataran tinggi:</p>
<p>2. Aktivitas Ekonomi penduduk di wilayah pegunungan<br />
Disamping dimafaakan sebagai areal hutan, wilayah pegunungan banyak dibudidayakan perkebunan, seperti kina, karet dan the. Penduduk yang bermukim di daerah pegunungan sebagian ada yang bekerja sebagai buruh perkebunan.</p>
<p>3. Aktivitas Ekonomi penduduk di wilayah dataran rendah<br />
Dataran rendah merupakan dataran tempat untuk kosentrasiPenduduk, karena itu daerah dataran redah sangat cocok untuk pemukiman penduduk dengan pola kosentris. Aktivitas penduduk terdiri atas berbagai jenis, mulai dari pertanian, perikanan, tambak.<br />
Dibidang pertanian, perkebunan dan perikanan bisa dikembangkan karena tersedianya air yang cukup, di samping iklimnya yang menunjang untuk pertumbuhan tanaman dataran rendah. Disamping itu bidang industri dan jasa di dataran rendah dapat berkembang secara optimal, hal ini bisa terjadi karena ditunjang oleh sarana dan prasarana berupa transportasi jalan raya dan jalan kereta api, pusat pertokoan dan perdagangan serta pendidikan.<br />
gambar disamping adalah gambar<br />
aktifias ekonomi dataran rendah</p>
<p>4. Aktivitas Ekonomi penduduk wilayah pantai<br />
        		 Penduduk yang bertempat tinggal di pantai tidak selalu bermata pencaharian sebagai nelayan. Hal ini tergantung pada kondisi pantainya curam dan terjal tetentu saja akan mencari jalan lain, misalnya sebagi petani, atau pencari sarang burung walet seperti misalnya di pantai Karangbolog Gombong. Karena pada pantai yang tebingnya terjal menyulitkan dipakaii sebagai pelabuhan ikan.<br />
         Tetapi jika pantainya landai justru mata pencahariannya sebagai nelayang penangkap ikan, karena pantai yang landai, gelombang laut tidak terlalu besar, baik dijadikan dermaga tempat berlabuhnya kapal-kapal motor para nelayan.</p>
<p>3.  Hubungan Kondisi Geografis Dengan Transportasi<br />
Kegiatan transportasi memiliki hubungan erat dengan kondisi fisik suatu daerah dan kegiatan ekonomi suatu daerah. Pada daerah dataran tinggi ongkos transportasi relatif mahal karena medan yang berbukit, tanjakkan, dan banyak berbelok-belok, berpengaruh terhadap pemakaian bahan bakar. Tidak jarang pada daerah berbukit dan bergunug seperti di Irian Jaya transportasi untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah lain tidak lewat daratan, tetapi lebih banyak menggunakan pesawat terbang. Berbeda dengan di dataran rendah, sarana jalan yang datar dan tidak ada tanjakan, ongkos transportasi relative murah, dan berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi penduduk.<br />
Indonesia memilki wilayah yang beragam yang terdiri dari berbagai pulau yang menjadi kendala yang perlu disikapi dalam kaitannya dengan sarana dan prasarana transportasinya. Jenis sarana transportasi yang ada di Indonesia masih ada yang bersifat dominan dan berbeda-beda.<br />
a. Di Pulau Jawa<br />
Sarana transportasi sungai di Jawa dewasa ini sudah tidak banyak digunakan karena, sungai di Jawa relative pendek-pendek. Disamping itu di Jawa sudah dikembangkan transportasi darat, karena prasarana angkutan sudah maju disbanding pulau-pulau lain, seperti jalan raya, jalan tol, jalan kereta api. Demikian pula sarana transportasi udara di pulau Jawa sudah berkembang sebagai alternative dari transportasi darat.</p>
<p>Gambar di atas merupakan contoh transportasi di Jawa yang di dominasi olek transportasi darat.</p>
<p>b. Di Pulau Sumatera<br />
Di wilayah timur Sumatera yang berawa-rawa dan memiliki banyak sungai-sungai panjang dikembangkan alat angkutan air berupa perahu dan sampan. Untuk transportasi antar pulau-pulau kecil digunakan speedboad dan jel foil. Jadi alat transportasi yang dominan adalah angkutang sungai. Tetapi kebanyakan daerah sumatera adalah daratan sehingga semua jenis transportasi ada di Sumatera.</p>
<p> 	Gambar di atas merupakan salah satu dari jenis transportasi yang ada di pulau Sumatera selain traonsportasi darat dan udara.<br />
c. Di Pulau Kalimantan<br />
Kondisi geografis di pulau Kalimantan memilki banyak sungai-sungai besar dan panjang-panjang. Pembangunan jalan raya antar propinsi belum berkembang. Oleh karena itu sesuai dengan kondisi fisiknya maka prasarana transportasi yang berkembang di sana adalah sungai, alat transportasi yang dominan perahu dan sampan. </p>
<p>d. Di Sulawesi, Maluku dan Papua<br />
Transportasi yang dikembangkan di Sulawesi sesuai kondisi fisiknya demikian juga yang ada di Maluku dan Papua. Dominan menggunakan pelayaran pantai dan feri.</p>
<p>	Aktivitas transportasi merupakan salah satu dari aktifitas ekonomi  yang harus memperhatikan kondisi fisik suatui wilayah dan transportasi menjadi sumber pembangunan suatu daerah, karena dengan adanya transportasi maka akan terjadi aktivitas ekonomi yang bagus. Manusia dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya tidak bisa dilepaskan dari jasa transportasi untuk pengangkutan barang dan orang. Disamping itu, karena pengetahuan dan keterampilan manusia tidak selalu sama pada tiap daerah, maka diperlukan transportasi untuk memindahkan seseorang dari satu tempat ke tempat yang kain dalam rangka transfer of knowledge ( Morlok, 1998)</p>
<p>E. PERAN SERTA KOTA SEBAGAI BAGIAN DARI SISTEM EKONOMI</p>
<p>Kota adalah suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan adanya kepadatan penduduk yang tinggi, strata sosial ekonomi yang heterogen, dan materialistis. Kota adalah bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami daqn non alami dengan gejala pemusatan penduduk yang cukup padat dan besar dengan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan meterialis dengan daerah belakangnya.<br />
Pengertian kota dapat ditijau dari segi morfologinya. Kenampakan kota secara morfologi adalah kenamapakan-kenampakan tertentu yang mempunyai ciri khas fisikal sebuah kota dapat diartikan pula bahwa kota merupakan sebagai suatu daerah tertentu dengan karakteristik tata guna lahan non agraris, sebagian besar tertutup oleh bangunan yang bersifat non reidental maupun residental (secara umu building coverage lebih banyak daripada vegetation coveragesett).<br />
Pengertian kota yang lain dapat diartikan sebagai suatu daerah yang memiliki gejala pemusatan penduduk yang merupakan perwujudan geografis yang ditimbulkan oleh unsur-unsur fisiografis, sosial, ekonomi, kultur yang terdapat di daerag tersebut dengan adanya pengaruh timbal balik dari daerah-daerah lainnya. Kota merupakan suatu sistem jaringan kehidupan manusia yang ditandai dengan kepadatan penduduk dan diwarnai dengan trata sosial, ekonomi yang heterogen, dan berorientasi pada materialistik.<br />
Kota mempunyai peranan dalam pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran suatu negara. Terdapat dua cara untuk menganalisa peran kota : 1. ahli sejarah, geografi, dan arkeologi membahas kota sebagai tempat kelahiran peradaban dan sebaga sumber inovasi. Ada juga yang membahas peran ekonomi kota sebagai tempat usaha yang memberi kehidupan kepada penduduk, 2. ahli ekonomi perkotaan bukan menganalisa bebrapa peran yang menguntungkan, tetapi memperhatikan berbagai intangan akibat kegiatan kota dalam pertumbuhan ekonomi sepetrti kemacetan lau lintas, pencemaran dan sebagainya.<br />
Kedua pendekatan mengenai peran kota tersebut di atas yang aktif dan pasif menyebabkan hal penting bagi perencana kota yaitu memberi tugas : mengusahakan untuk memajukan kegiatan konomi kota, atau untuk menguragi rintangan yang diakibatkan oleh kota, atau kedua-duanya.<br />
Kota-kota di Asia yang dipengaruhi oleh globalisasi mulai bersaing untuk menarik modal dalam negeri dan luar negeri, yang menciptakan kesempatan kerja dan membangkit pendapatan, dengan meyediakan lingkungan yang menarik bagi investasi yang dihbungkan dengan : aturan perpajakan, kebijaksanaan ekonomi, prasarana dan pelayanan, dan kestabilan politik. Penyediaan lingkungan untuk menarik investasi itu antara lain dilakukan Indonesia dengan menyediakan lahan untuk kawasan industri di berbagai propinsi di Indonesia pada tahun 1990.<br />
Dengan trsedianya teknologi informasi yang maju dan globalisasi ekonomi, maka para investor dapat dengan mudah untuk memindahkan modalnya dari lokasi yang satu ke lokasi yang lain untuk menginvestasikan uangnya dalam berbagai usaha, misalnya perumahan, industri, pabrik dan sebagainya.<br />
Kota dilihat dari segi ekonomi menonjolkan adanya pusat-pusat perdagangan seperti pasar, mall, swalayan, pbrik-pabrik dan adanya sarana prasarana yang menunjang seperti hotel, penginapan, rumah sewa, bank, stasiun, terminal, bandar udara dan sebagainya yang banyak dapat memasukkan uang bagi kota yang dapat dipergunakan untuk pembiayan pemeliharaan kota. Di perkotaan mata pencaharian penduduk dapat dikategorikan bermata pencaharian non agraris dan sangat bervariasi seperti manufaktur, kepegawaian, jasa dan perdagangan. Ruang kerja yang terbentuk sebagian besar tertutup dalam arti ada di dalam ruangan meskipun tidak semua. Di kota ada berbagai usaha dengan berbagai spesialisasi sehingga akan lebih banyak membuka lapangan pekerjaan. Sehingga akan banyak dijumpai berbagai toko-toko dan tempat usaha atau produksi di dalam kota. Biasanya penduduk di perkotaan mempunyai tempat tinggal yang tidak menyatu atau tidak berdekatan dengan tempat bekerja.</p>
<p>Kota sebagai pusat perdaganga dapat dijelaskan bahwa sebenarnya sudah menjadi sifat umum dari kota-kota tetapi tidak semua kota didominasi oleh kegiatan perdagangan. Ada yang hanya merupakan kebutuhan sehari-hari warga kota, ada yang merupakan perantara bagi perdagangan nasional ataupun internasional tang sering disebutentrepot.</p>
<p>Kota sebagai pusat produksi biasanya terletak dikelilingi oleh daerah-daerah pengahasil bumi atau hasil tambang, sehingga dapat terjadi dua macam kota yaitu kota-kota pengahsil bahan mentah dan kota-kota yang mengubah bahan mentah menjadi barang setengah jadi atau barang jadi seutuhnya. Di daerah-daerah ini dapat timbul daerah-daerah dengan kota-kota industri, di mana pusat-pusat tersebut dihubungkan dengan jalur transportasi antara kota dengan kota dan antara kota dengan daerahdibelakangnyaatauhinterland-nya. </p>
<p>ANALISIS<br />
Geografi ekonomi mempelajari aktifitas ekonomi dari sudut pandang geografi dan jika dipantau dari pendekatan geografi ekonomi secara keseluruhan wilayah indonesia telah melakukan segala aktifitas ekonomi menurut pendekatan yang ada, tetapi jika dilihat satu persatu prinsipgeografi ekonomi belumlah dijalankan secara sempurna di republik ini. </p>
<p>KESIMPULAN<br />
Dari semua yang ada dapat diketahui bahwa Indonesia merupakan negara yanng sangat berpengaruh dari sisi geografi untuk segala jenis kegiatan ekonomi. Kota dan desa juga berpengaruh besar terhadap aktifitas ekonomi Indonesia. Segala jenis aktifitas ekonomi harus dikaitkan dengan kondisi fisik wilayah geografisnya. Artinya bahwa jika inngin merencanakan suatu kegiatan ekonomi, maka harus memperhatikan faktor lingkungan sekitar, seperti di daerah  dataran tinggi maupun dataran rendah aktifitas ekonominya adalah pertanian dan perkebunan (dataran tinggi terdapat peertanian hortikultura),di daerah pesisir aktifitas ekonminya nelayan,dan lain – lain. Transportasi juga harus diperhatikan dalam kegiatan ekonomi, karena transportasi merupakan faktor pendukung aktifitas ekonomi yang harus memperhatikan kondisi fisik wilayahnya dan manusia dalam memanfaatkan potensi sumber daya alam dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya tidak bisa dilepaskan dari jasa transportasi untuk pengangkkutan barang dan orang. Tetapi jika dipantau dari pendekatan geografi ekonomi secara keseluruhan wilayah indonesia telah melakukan segala aktifitas ekonomi menurut pendekatan yang ada, tetapi jika dilihat satu persatu prinsipgeografi ekonomi belumlah dijalankan secara sempurna di republik ini. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=6&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2009/08/30/hubungan-kondisi-fisik-wilayah-dengan-aktifitas-penduduk/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>tantangan perkembangan masyarakat indonesia</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/16/tantangan-perkembangan-masyarakat-indonesia/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/16/tantangan-perkembangan-masyarakat-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Jun 2009 12:34:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/16/tantangan-perkembangan-masyarakat-indonesia/</guid>
		<description><![CDATA[TANTANGAN PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA Untuk memberi landasan konteksual tentang pendidikan IPS dalam Indonesia, akan dibahas: 1. Interaksi Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pembahasan tentang pendidikan IPS tidak bias lepas dari interaksi fungsional perkembangan masyarakat Indonesia dengan system dan praksis pendidikannya. Yang dimaksud dengan interaksi fungsional disini adalah bagaimana perkembangan masyarakat mengimplikasi terhadap tubuh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=5&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>TANTANGAN PERKEMBANGAN MASYARAKAT INDONESIA</p>
<p>	Untuk memberi landasan konteksual tentang pendidikan IPS dalam Indonesia, akan dibahas:<br />
1. Interaksi Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Perkembangan Ilmu Pengetahuan<br />
	Pembahasan tentang pendidikan IPS tidak bias lepas dari interaksi fungsional perkembangan masyarakat Indonesia dengan system dan praksis pendidikannya. Yang dimaksud dengan interaksi fungsional disini adalah bagaimana perkembangan masyarakat mengimplikasi terhadap tubuh pengetahuan pendidikan IPS turut memfasilitasi pengembangan actor social dan warga Negara yang cerdas dan baik, yang pada gilirannya dapat m4emberikan kontribusi yang bermakna terhadap perkembangna masyarakat Indonesia. Dalam mengkaji perubahan dalam masyarakat perlu diawali dengan postulat yang telah diterima secara umum, bahwa kehidupan ini perubahan merupakan suatu keniscayaan karena tidak ada yang tetap kecuali perubahan. Perubahan merupakan bagian yang melekat dalam kehidupan manusia dan niscaya terjadi secara terus-menerus. Proses perubahan yang dimaksud adalah berbagai aspek perubahan yang berkaitan erat langsung atautidak langsung dengan pemikiran, sikap, dan tindakan menusiadalam lingkup global yang memberi konteks terhadap pemikiran, sikap, dan tindakan manusia Indonesia.<br />
	Dalam memasuki abad ke-21 awal milineum ketiga, Indonesia yang oleh pemerintah Orde Baru dicanangkan sudah tinggal landas, secar mengejutkan justru megalami krisi dalam hamper seluruh aspek kehidupan. Dimulai dengan krisis moneter pada tahun 1997, berlanjut ke krisis kepercayaan, krisis ekonomi, krisis politik, yang berujung dengan berhentinya Presiden Soehartodan tampilnya Wakil Presiden B.J. Habibie menjadi Presiden yang ketiga. Walaupun berbagai upaya telah mulai dicoba untuk mengatasi berbagai krisis tersebut, ternyata belum dapat menyentuh sema dimensi krisis tersebut, malahan kemudian berkembang menjadi krisis social-budaya, termasuk krisis pendidikan.<br />
	Sampai saat ini tanda-tanda yang signifikan menuju penyelesaian secara menyeluruh dan tuntas belum cukup menjanjikan, karena memang memerlukan waktu. Harapan yang besar seluruh rakyat Indonesia kemudian digantungkan pada pemerintahan Indonesia yang baru dibawah kepemimpinan nasional Presiden Abdulrahman Wahid dan dilanjutkan oleh Presiden Megawati. Namun, situasi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara Indonesia sampai saat ini masih tetap diliputi ketidakpastian dengan krisis multidimensional yang terus berkepanjangan. Keadaan itu semua ternyata telah memperarah kehidupan ekonomi yang juga secara langsung telah menimbulkan dampak social cultural yang juga penuh dengan ketidakpastian.<br />
	Sementara itu, kondisi internal masyarakat, bangsa dan Negara Indonesia, seperti dianalisis oleh Soedijarto (1999) teridentifikasi adanya berbagai factor yang diperkirakan mempengaruhi kondisi kehidupan Negara-bangsa Indonesia. Keterpurukan dalam mempertahankan dan mengisi kemerdakaan selama lima puluh tahun lebih, antara lain disebabkan oleh tidak difungsikannya kelembagaan social, ekonomi, politik, dan IPTEK, untuk secara bertahap memasyarakatkan dan membudayakan berbagai nilai dan kaidah kehidupan Negara Indonesia yang harus membangun peradaban modern di tengah masyarakat dunia yang sudah sepenuhnya dikuasai oleh berbagai tata nilai kehidupan modern yang bersumber pada peradaban Barat. Sedangkankan di bidang social-budaya berkembangnya potensi negative masyarakat seperti kolusi, korupsi, dan nepotisme yang sesungguhnya diketahui sangat bertentangan dengan nilai luhur yang bersumber pada ajaran agama yang dianut, serta proses pendidikan yang masih kurang bermakna dipandang darri sudut tumbuh kembangnya kemampuan, watak, dan perilaku manusia Indonesia seperti yang dicita-citakan baik yang telah tercatat dalam pasal 4 UU No.2/1989 maupun GBHN serta cita-cita proklamasi, yaitu bangsa yang cerdas. Disitu tampak bahwa pensisikan untuk mengembangkan warga Negara yang cerdas dan baik memberi indikasi belum banyak diperankan dan dikembangkan secara optimal.<br />
Nilai-nilai yang begitu baik diuraikan dalam semua ketentuan perundangan, khususnya perundangan pendidikan pada dasarnya merupakan penjabaran dari nilai ideal yang terdapat dalam Pembukaan UUd 1945 “…mencedaskan kehidupan bangsa”. Dalam hal ini dengan muatan nilai-nilai Pancasila, sangat abstrak dan universal, karena itu lebih konstan. Pada tataran instrumental penjabaran nilai ideal tersebut relative lebih mudah dikendalikan karena bersifar normatif. Sedangkan nilai praksis bersifat sangat kompleks. Oleh karena itu, dapat dipahami mengapa instrumental tentang kualitas warga negara Indonesia yang baik yang tertuang dalam perundangan pendidikan dan perundangan lainnya belum bisa diwujudkan secara optimal. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap perwujudan nilai praksis ini adalah kondisi objektif manusia dan lingkungannya, seperti dalam kasus pelaksanaan pendidikan nasional pada tingkat mikro adalah kondisi objektif dari guru, siswa, para administrator persekolahan, sarana dan prasarana belajar, serta interaksi antar semua itu, yang tidak bisa sepenuhnya dikendalikan. Jika dilihat secara analitik, praksis pendidikan IPS dalam kehidupan masyarakat bangsa-negara Indonesia yang sedang dalam proses pertumbuhan dengan segala krisis yang dialami, menunjukkan suatu bidang permasalahan yang bersifat utuh, menyeluruh dan dimensional. Namun demikian kita harus menyadari bahwa tidak ada negara di dunia ini yang mampu menguasai teknologi di seluruh sektor industri. Hal ini pulalah yang mendorong setiap negara, berdasarkan atas potensi dan sumber daya yang dimilikinya, menentukan prioritas dalam membangun pusat keunggulan teknologi yang akan dikembangkannya.<br />
Sejalan dengan pemikiran tersebut, maka negara-negara maju umumnya menyediakan pendanaan litbang hanya untuk jenis teknologi yang hanya mempunyai prioritas tinggi, sedangkan untuk jenis teknologi yang prioritasnya rendah beban dana yang ditanggung pemerintah relatif kecil dan bahkan untuk jenis teknologi tertentu sepenuhnay dibebankan kepada swasta. Akan tetapi dana yang berasal dari pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan oleh semua pihak yang terkait. Disinilah perbedaan yang sangan mendasar dengan keadaan di Indonesia dimana sampai saat inidana litbang yang berasal dari RAPBN hanya mungkin dimanfaatkan oleh lembaga litabang dan industri milik pemerintah dan belum oleh swasta.<br />
Deregulasi dan debirokratisasi yang telah dilakukan secara berlanjut dibidang litbang baru membuahkan tentang dibebaskannya kegiatan litbang terhadap pungutan pajak serta diperkenankannya biaya peltihan untuk dibukukan sebagai unsur biaya. Suatu hal yang dirasakan masih menghambat adalah ketentuan ICW yang masih membatasi lembaga litbang dalam mengelola penerimaannya. Akan tetapi rencana diberlakukannya sistim swadana penelitian adalah merupakan langkah yang sangat positif sebelum ketentuan ICW tersebut dideregulasi. Oleh karena itu peranan Dewan Riset Nasional perlu lebih ditingkatkan lagi agar benar-benar mampu menghasilkan kebijakan dalam penentuan prioritas teknologi yang akan dikembangkan serta sekaligus menentukan prioritas penggunaan dana penelitian dan pengembangan yang disediakan dalam RAPBN. Melalui penentuan prioritas teknologi dan prioritas penggunaan dana penelitian ini diharpkan hasil-hasil penelitian yang dihasilkan oleh lembaga-lembaga litbang pemerintah dapat dilanjutkan dan dikembangkan oleh industri sampai pada tingka komersialisasinya. Akhirnya melalui peningkatan intensitas interaksi antar pelaku kegiatan litbang tersebut, dan dengan meningkatkan peranan seluruh kelmbagaan yang ada serta dengan mengacu pada strategi transformasi industri dan teknologi yang telah diuraikan diatas, dan dibarengi dengan peningkatan efisiensi dan efektifitas penggunaan dana litbang yang ada, kita akan mampu meningkatkan produktivitas bangsa kita. Dengan tekad ini mari kita songsong abad ke 21 yang akan datang dengan penuh optimismie dan keyakinan diri dan dengan harapan hari esok yang lebih cerah. </p>
<p>2. Dinamika Gerakan Demokratisasi<br />
	Hal lain yang mewarnai perkembangan masyarakat dunia saat ini adalah berkembangnya gerakan demokratisasi. Sebagai suatu sistem sosial kenegaraan, USIS (1995:6) mengintisarikan demokrasi sebagai sistem yang memiliki 11 pilar yaitu “Kedaulatan Rakyat, Pemerintah Berdasarkan Persetujuan dari yang Diperintah, Kekuasaan Mayoritas, Hak-hak minoritas, Jaminan Hak-hak Azasi Manusia, Pemilihan yang Bebas dan Jujur, Persamaan di depan Hukum, Proses Hukum yang Wajar, Pembatasan Pemerintah secara Konstitusional, Pluralisme Sosial, Ekonomi dan Politik, dan Nilai-nilai Toleransi, Pragmatisme, Kerja Sama dan Mufakat.<br />
	Berbagai wacana tentang model demokrasi yang cocok dengan kondisi masyarakat Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika dengan liku-liku pengalaman historis, serta perkembangan ekonomi, serta interaksinya dengan kecenderungan globalisaswi semakin banyak dikembangkan. Diantara berbagai wacana yang menonjol adalah proses demokrasi yang dikaitkan dengan konsep masyarakat madani yang menuntut penghayatan yang utuh dan pengalaman yang tulus setra dukungan prasarana sosial budaya, konsep masyarakat madani dalam konteks negara kesejahteraan melalui pergeseran peran pemerintah dari “overnment” menjadi “governence”, masyarakat madani yang bermoral yang dicerminkan dalam kedaulatan rakyat menjungjung tinggi hukum dan hak azasi manusia, dsb.<br />
	Berkembangnya wacana tersebut menunjukkan bahwa komitmen terhadap upaya peningkatan kualitas berkehidupan demokrasi di Indonesia sedang mengalami tahap yang memuncak. Dengan kata lain, pada masa yang akan datang instrumentasi dan praksis berkehidupan demokrasi di Indonesia akan mengalami penyempurnaan yang terus menerus sejalan dengan dinamika partisipasi seluruh warga negara sesuai dengan kedudukan dan perannya dalam masyarakat. Karena pengembangan “civil society” atau “masyarakat madani” bagi Indonesia sangat erat kaitannya dengan proses demokratisasi, khususnya dalam rangka perluasan fungsi dan optimalisasi peran aktif dari warga negara yang harus dilakukan dengan cerdas dan baik dalam membangun masyarakat yang benar-benar demokratis sesuai dengan konteks negaranya, maka tidak dapat dipungkiri betapa pentingnya pendidikan demokrasi bagi warga negara, yang memungkinkan setiap warga negara dapat belajar demokrasi melalui praktek kehidupan yang demokratis, dan untuk membangun tatanan dan praksis kehidupan demokrasi yang lebih baik di masa mendatang.<br />
	Dengan demikian kualitas kehidupan demokrasi dalam masyarakat madani Indonesia semakin lama semakin meningkat. Implikasi dari pandangan tersebut, maka diperlukan pendidikan yang baik yang memungkinkan warga negara mengerti, menghargai kesempatan dan tanggungjawabnya sebagai warga negara yang demokratis. Pendidikan tersebut, menurut Gandal dan Finn (1992:3) yakni pendidikan yang bukan hanya sekedar memberikan pengetahuan dan praktek demokrasi, tetapi juga menghasilkan warga negar yang berpendirian teguh, mandiri, memiliki sikap selalu ingin tahu, dan berpandangan jauh kedepan. Namun demikian, diingatkannya bahwa pendidikan demokrasi ini jangan hanya dilihat sebagai “isolated subject” yang diajarkan dalam waktu terjadwal yang cenderung diabaikan lagi. Jadi, janganlah hanya dilihat sebagai mata pelajaran yang terisolasi, tetapi harus dikaitkan dengan dengan banyak hal yang dipelajari siswa, mungkin dalam pelajaran sejarah, kewarganegaraan, etika, atau ekonomi, dan l;ebih banyak terjadi diluar sekolah.<br />
	Berkenaan dengan hal tersebut disarankan perlu dikembangkannya model “school-based democracy education” paling tidak dalm empat alternatif, yakni: (1)perhatian yang cermat diberikan pada landasan dan bentuk-bentuk demokrasi.(2)adanya kurikulum yang dapat memfasilitasi siswa untuk mengeskplorasi, bagaimana ide demokrasi telah diterjemahkan kedalam bentuk-bentuk kelembagaan dan praktik di berbagai belahan bumi dalam berbagai kurun waktu.(3)adanya kurikulum yang memungkinkan siswa dapat mengekplorasi sejarah demokrasi di negaranya untuk dapat menjawab persoalan apakah kekuatan dan kelemahan demokrasi yang diterapkan di negaranya dalam kurun waktu.(4)tersedianya kesempatan bagi siswa untuk memahami kondisi demokrasi yang diterapkan di negara-negara dunia, sehingga para siswa memiliki wawasan yang luas tentang aneka ragam sistem sosial demokrasi dalam berbagai konteks.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=5&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/16/tantangan-perkembangan-masyarakat-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>bintang dan galaksi</title>
		<link>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/06/bintang-dan-galaksi/</link>
		<comments>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/06/bintang-dan-galaksi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2009 11:57:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>akbarasia</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/06/bintang-dan-galaksi/</guid>
		<description><![CDATA[Galaksi Galaksi kita sungguh luas tetapi di luar galaksi kita terletak alam semesta yang lebih luas sehinggakan sukar bagi kita membayangkan keluasannya. Di ruang ini terserak berjuta-juta galaksi lain, separuh serupa dengan sistem Bima Sakti dan yang lainnya sungguh berlainan. Sepertimana Matahari adalah adalah hanya satu di antara jutaan bintang biasa, galaksi kita hanya satu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=4&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Galaksi</strong></p>
<p>Galaksi kita sungguh luas tetapi di luar galaksi kita terletak alam semesta yang lebih luas sehinggakan sukar bagi kita membayangkan keluasannya. Di ruang ini terserak berjuta-juta galaksi lain, separuh serupa dengan sistem Bima Sakti dan yang lainnya sungguh berlainan. Sepertimana Matahari adalah adalah hanya satu di antara jutaan bintang biasa, galaksi kita hanya satu daripada ahli keluarga alam semesta yang terdiri daripada jutaan galaksi.</p>
<p><strong>Penemuan Pulau-Pulau Bintang</strong><br />
Enam puluh tahun dahulu pakar astronomi tidak dapat memastikan sama ada galaksi-galaksi di luar galaksi bima sakti wujud.<br />
Apabila teleskop mula-mula digunakan pakar astronomi telah menjumpai banyak tompok-tompok di langit yang kelihatan samar-samar. Tompok-tompok ini dengan mudah dapat dibezakan daripada bintang dan mereka yang kelihatan serupa dan sepadan telah dikelaskan sebagai nebula. kebanyakkan pakar astronomi mempercayai pada masa itu bahawa nebula-nebula itu terletak di kawasan Bima Sakti.</p>
<p>Dengan pembaikan teleskop data yang lebih terperinci telah diperoleh dan didapati bahaw sebahagian daripada nebula-nebula mengandungi bintang individu. Bentuk lingkaran telah juga diperhatikan dan nebula ini dinamakan nebula lingkaran. Walau bagaimanapun masih tidak terdapat sebarang bukti nebula-nebula gas atau lingkaran ini terletak diluar Bima Sakti dan mereka terus dikelaskan sebagai nebula .</p>
<p>Perdebata dan pertengkaran berterusan sehingga tahun 1924.Pada tahun itu, pakar astronomi Edwin Hubble telah menjumpai beberapa bintang khas yang terletak di salah satu nebula . Daripada ciri-ciri bintang khas ini Hubble telah berjaya membuat kesimpulan bahawa bintang serta nebula tersebut berada jauh di luar kawasan Bima Sakti . Selepas itu banyak cara-cara lain telah digunakan untuk mengukur jarak galaksi dan kajian ini membawa kesedaran bahawa alam semesta jauh lebih luas daripada apa yang dibayangkan.</p>
<p><strong>Jenis galaksi</strong><br />
Galaksi wujud dalam pelbagai bentuk dan saiz. :Kebanyakan berbentuk lingkaran, seperti bima sakti, atau elips dan sebahagian kecil berbentuk tidak sekata.Galaksi tidak sekata kelihatan mempunyai cirri-ciri yang menunjukkan bahawa mereka telah diganggu.</p>
<p>Bilangan bintang dalam sebuah galaksi adalah beberapa ratus juta untuk untuk galaksi kecil atau beberapa ribu juta bagi galaksi raksasa.Bimasakti adalah sebuah galaksi yang agak besar berdasarkan saiz dan bilangan bintangnya.</p>
<p>Pada suatu masa dahulu, galaksi berbunruk elips diangkakan perlahan-lahan meleper dan menghasilkan lengan-lengan lingkarandan galaksi elips adalah dua jenis galaksi berlainan, dibentuk dengan cara berlainan dalam keadaan berlainan dan suatu jenis tidak dapat berevolusi menjadi jenis yang lain.<br />
Selain daripada bintang, galaksi lingkaran mengandungi gas dan debu. Apabila sebuah galaksi lingkaran dilihat dari sisi, awan awan debu yang padat dapat dilihat di lengan lingkaran. Galaksi elips tidak mempunyai banyak gas. Ini dipercayai kerana kebanyakan gas atau debu telah menjadi bintang atau ditiup keluar apabila galaksi ini pertama dibentuk beribu juta tahun yang lalu. Galaksi kecil jenis elips adalah jenis yang paling banyak terdapat di alam semesta dan saiz mereka amnya besar sedikit daripada kluster-kluster globul yang wujud di pinggir Bima Sakti.</p>
<p>Galaksi yang paling dekat dengan kita ialah tiga galaksi kecil yang dinamakan awan awan Magellan Besar, Kecil dan Mini, sempena pengembara Ferdinand Magellan.Awan Magellan Mini telah dijumpai pada tahun 1984. Sebelum ini, pakar astronomi telah menyangkakan bahawa Awan Magellan Kecil terdiri drpd dua bahagian.</p>
<p>Pengukuran semasa menunjukkan bahawa ia adalah dua galaksi berasingan.<br />
Galaksi besar berlingkar yang berada di buruj Andromeda (Gambar 5) adalah lebih serupa dengan galaksi Bima Sakti. Ia terletak antara dua juta tahun cahaya daripada kita dan merupakan objek yang paling jauh yang dapat dilihat oleh mata kasar. Bayangkan bahawa cahaya yang dilihat datang dari galaksi Andromeda pada malam ini telah bertolak dari galaksi tersebut dua juta tahun yang lalu. Apa yang kita lihat ialah Andromeda dalam sejarahnya dua juta tahun yang lalu dan apa yang berlaku pada saat ini di galaksi tersebut tidak kita tahui melainkan kita berada disitu.</p>
<p>Sekiranya kita cuba menghantar isyarat radio pada makhluk-makhluk di galaksi lain isyarat ini akan mengambil masa beribu juta tahun untuk sampai ke sana dan beribu juta tahun pula akan berlalu sebelum kita mendapatkan balasan daripada makhluk makhluk disitu. Komunikasi antara galaksi nampaknya agak sulit sekiranya kita ingin jawapan yang segera.</p>
<p><a href="http://www.al-azim.com/falak/artikel.html"></a></p>
<p><strong>Misteri Alam Semesta Terbesar Saat Ini</strong><br />
<em>Chatief Kunjaya</em> (<a href="http://www.as.itb.ac.id/" target="_top">Departemen Astronomi ITB</a>)</p>
<p>Belum lagi orang bisa memecahkan misteri tentang materi gelap (dark matter) alam semesta, sekarang ditemukan fenomena yang lebih muskil lagi, yaitu <em>dark energy</em> (energi gelap).</p>
<p>Apa itu dark matter? Apa itu dark energy? Harap tidak keliru diartikan sebagai kuasa kegelapan tempat berkuasanya drakula, hantu, dan lain-lain. Dark energy yang dibahas di sini adalah masalah ilmu pengetahuan alam.</p>
<p>Para astronom bisa mengamati benda-benda langit, seperti bintang dan galaksi, karena benda-benda itu memancarkan cahaya. Benda-benda langit yang menghasilkan cahaya itu dikategorikan sebagai materi terang. Ada benda-benda langit lain yang tidak memancarkan cahaya, seperti lubang hitam (black hole), bintang katai gelap, dan awan gas antarbintang.</p>
<p>Benda-benda gelap itu memang sulit diamati karena tidak langsung memancarkan gelombang yang dapat dideteksi oleh manusia. Kadang-kadang keberadaannya diketahui secara tidak langsung.</p>
<p>Sebagai contoh, keberadaan awan gas antarbintang diketahui dari serapan cahaya bintang di belakang awan itu. Kalau di belakangnya tidak ada bintang, tentu awan antarbintang itu tidak akan terdeteksi.</p>
<p>Contoh lain, sumber sinar-X, Cygnus X-1, diyakini sebagai lubang hitam, bukan karena kelihatan, tetapi karena beberapa fakta mendukung keyakinan itu. Di dekat lubang hitam itu ada sebuah bintang yang sedang diisap oleh lubang hitam itu. Materi yang mengalir dari bintang ke lubang hitam itu memancarkan sinar-X yang kuat. Dari pengamatan sinar-X itulah diyakini ada lubang hitam di sana. Lubang hitam yang berkelana sendirian di angkasa luar, jauh dari benda-benda lain, sulit terdeteksi keberadaannya.</p>
<p>Pengetahuan tentang materi gelap masih terus berkembang. Sekarang bahkan para ahli menduga bahwa kontributor terbesar dark mater adalah WIMP (weakly interacting massive particle) atau partikel bermassa besar tetapi hampir tidak berinteraksi dengan partikel lain.</p>
<p>Materi gelap seperti WIMP ini diduga memberikan kontribusi 25-30 persen dari massa alam semesta. Bintang-bintang hanya 0,5 persen. Lalu, yang sebagian besar apa? Hasil pengamatan menjurus ke arah dark energy.</p>
<p><strong>Mekanisme</strong></p>
<p>Apa itu <em>dark energy</em>? Bagaimana mekanisme pembentukannya? Apa hubungannya dengan materi biasa? Hukum fisika apa yang berlaku padanya? Berbagai pertanyaan mendasar itu sampai sekarang belum ditemukan jawabannya dengan pasti. Hanya sifatnya yang berlawanan dengan gravitasi yang diketahui. Kalau gravitasi bersifat tarik-menarik, energi gelap dihasilkan oleh sesuatu yang bersifat tolak-menolak (<em>repulsive</em>).</p>
<p>Bayangkan, misalnya, kalau gaya antara kita dengan Bumi tiba-tiba berubah menjadi bersifat tolak-menolak, maka kita akan terlontar ke angkasa, makin lama makin jauh dari Bumi. Mana mungkin kita bisa hidup, mengerikan bukan?</p>
<p>Bagaimana para ilmuwan mengetahui bahwa <em>dark energy</em> itu ada kalau tidak tahu apa penyebabnya? Keberadaan <em>dark energy</em> diketahui dari pengamatan supernova yang terjadi di galaksi-galaksi yang jauh. Sebagaimana kita ketahui, di dalam sebuah galaksi terdapat banyak sekali bintang, bisa mencapai ratusan miliar jumlahnya.</p>
<p>Pada saat terjadi supernova, salah satu bintang di dalam galaksi itu meledak. Demikian dahsyatnya supernova sehingga bintang yang meledak itu tampak jauh lebih cemerlang daripada bintang-bintang lain. Kadang-kadang supernova malah lebih cemerlang daripada jumlah kecemerlangan semua bintang di galaksi induknya.</p>
<p>Supernova adalah ledakan mahadahsyat yang menandai berakhirnya riwayat sebuah bintang bermassa besar. Energi total yang dipancarkan oleh supernova dalam beberapa detik bisa setara dengan pancaran energi sebuah bintang dalam kurun waktu jutaan hingga miliaran tahun.</p>
<p>Output energi supernova jenis tertentu dapat dihitung para astronom berdasarkan sifat-sifat pancaran radiasinya. Supernova-supernova itu ternyata tampak lebih redup daripada yang diperhitungkan secara teoretis.</p>
<p><strong>Jarak jauh</strong></p>
<p>Orang mungkin bisa mengatakan, jaraknya yang jauh itu membuat supernova tampak redup. Namun, meskipun para astronom sudah memasukkan faktor jarak itu ke dalam perhitungan, tetap tidak cukup untuk membuat supernova tampak seredup yang diamati. Berbagai kemungkinan penjelasan sudah dicoba, tetapi hanya pada keberadaan <em>dark energy</em> masih terbuka kemungkinan penjelasan mengapa supernova-supernova itu begitu redup.</p>
<p>Penjelasannya adalah bahwa supernova itu bergerak menjauh dipercepat, artinya galaksi induknya juga menjauh dipercepat. Bahwa galaksi-galaksi bergerak saling menjauh umumnya disepakati oleh para astronom karena fakta pengamatan menunjukkan demikian.</p>
<p>Menurut hukum gravitasi Newton, gerakan saling menjauh itu haruslah melambat karena adanya gaya tarik-menarik antarbenda di dalam alam semesta. Sama seperti batu yang dilemparkan vertikal ke atas, geraknya makin lama makin lambat karena ketika batu itu bergerak ke atas, ada gaya gravitasi bumi yang menariknya ke bawah.</p>
<p>Yang menjadi masalah adalah pengamatan supernova yang jauh itu mengindikasikan gerakan saling menjauh galaksi-galaksi itu makin lama makin cepat. Apa yang menyebabkan percepatan itu? Mesti ada suatu gaya semesta yang berlawanan sifat dengan gravitasi, yang mendorong galaksi-galaksiâ?&#8221;tempat terjadinya supernova itu menjauh. Gaya itu diduga berasal dari <em>dark energy</em>.</p>
<p>Penemuan <em>dark energy</em> ini sangat berpengaruh pada teori tentang alam semesta yang didasarkan pada asumsi bahwa gaya antara dua benda selalu tarik-menarik. Kalau ada gaya tolak antarbenda, berarti asumsi dasar teori alam semesta tidak sepenuhnya benar. Kalau pembuatan dasar sebuah bangunan tidak kuat, bangunan itu bisa runtuh. Apa yang terjadi kalau dasar sebuah teori, seperti teori alam semesta itu, salah? Bisa jadi teori lama akan runtuh dan para ilmuwan harus membangun teori baru.</p>
<p>Untuk menyelidiki <em>dark energy</em> ini lebih jauh, Fermi National Accelerator Laboratory (Fermilab) Amerika Serikat merencanakan proyek penelitian baru, yaitu <em>Dark Energy</em> Survey (DES). Kegiatan proyek ini adalah melakukan pengamatan benda-benda redup yang sangat jauh menggunakan teropong berdiameter 4 meter yang dilengkapi dengan detektor yang sangat sensitif.</p>
<p>Lokasi pengamatan adalah di Cero Tololo, daerah pegunungan yang sangat tinggi di Cile, Amerika Selatan. Tujuan utama proyek ini adalah mencari fakta- fakta baru yang berkaitan dengan <em>dark energy</em> yang penuh misteri itu.</p>
<p><strong>Masa perencanaan</strong></p>
<p>Proyek ini sekarang dalam masa perencanaan dan diharapkan pengamatan perdana dapat dilakukan pada tahun 2009. Data ratusan juta bintang, galaksi, kuasar, dan lain-lain akan diperoleh melalui proyek ini dan berpotensi besar untuk menghasilkan berbagai macam penemuan. Diperkirakan, hasil yang diperoleh akan berpengaruh besar terhadap arah perkembangan ilmu pengetahuan, terutama astrofisika, kosmologi, dan fisika partikel.</p>
<p>Riset <em>dark energy</em> ini tidak hanya melibatkan para astronom, tetapi juga fisikawan partikel karena proses-proses energi tinggi di alam semesta selalu melibatkan perubahan partikel elementer yang menjadi â?mainanâ? para fisikawan partikel. Reaksi partikel elementer apa yang bisa terjadi, partikel apa yang dihasilkan, bagaimana sifat-sifatnya, diselidiki melalui eksperimen di akselerator partikel.</p>
<p>Institusi-institusi riset dan universitas di seluruh dunia dapat ikut serta dalam proyek DES ini, kalau mau, melalui suatu perjanjian kolaborasi dengan Fermilab. Para ilmuwan yang turut serta dalam proyek ini berkesempatan besar menghasilkan penemuan-penemuan besar.</p>
<p>Oleh karena itu, keikutsertaan di dalam proyek DES ini merupakan suatu kesempatan yang bagus bagi para astrofisikawan dan fisikawan Indonesia untuk berada di ujung tombak perkembangan ilmu pengetahuan dan menghasilkan penemuan- penemuan besar.</p>
<p>Riset dengan menggunakan data DES ini jauh lebih murah dengan harapan hasil yang lebih baik dibandingkan dengan membangun fasilitas sendiri. Oleh karena itu, sangat dianjurkan mengkaji kemungkinan kerja sama ini untuk masa depan sains di Indonesia yang lebih baik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/akbarasia.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/akbarasia.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=akbarasia.wordpress.com&amp;blog=8060482&amp;post=4&amp;subd=akbarasia&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://akbarasia.wordpress.com/2009/06/06/bintang-dan-galaksi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/34040c715412f8cf6c46913c57506c73?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">akbarasia</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
