MENCIPTAKAN BUDAYA MEMBACA DAN MENULIS GUNA MENCERDASKAN KEHIDUPAN MASA DEPAN BANGSA Oleh : RAHIMI

Indonesia merupakan negara dengan penduduk terbanyak ke- empat di dunia setelah China, India, dan Amerika Serikat. Penduduk yang banyak itu bisa dijadikan salah satu faktor kemajuan bangsa Indonesia jika hanya dikembangkan sebagai manusia yang unggul dalam arti menciptakan sumberdaya manusia yang unggul dan mampu bersaing dalam kancah dunia.

Banyak sekali hal yang bisa diandalkan dari Indonesia ini terutama pada potensi masyarakatnya, namun hal itu hanya isapan jempol belaka ketika kita mengetahui bahwa tingkat keseringan membaca buku orang Indonesia hanya beberapa halaman pertahun jika dirata – ratakan secara nasional. Beda halnya dengan negara – negara tetangga seperti Malaysia, Singapore, atau Jepang. Negara – negara tersebut bisa maju karena manusianya sering membaca buku dan sering berkutat dengan buku. Lain halnya dengan masyarakat kita yang masih menganggap buku sebagai benda yang masih bisa dikatakan ”asing” untuk dijadikan ”teman” dalam kehidupan sehari – hari.

Buku yang merupakan jendela ilmu untuk menyongsong hari depan yang cerah haruslah bisa dijadikan teman dan harus menjadi sebuah kebutuhan seluruh masyarakat Indonesia untuk mempersiapkan masa depan yang penuh dengan tantangan. Bukanlah sesuatu hal yang sulit untuk menjadikan buku sebagai ”teman dekat” yang menemani kita.

Mari kita sejenak mencontoh bangsa Jepang yang memberlakukan sistem ”ten minutes mother reading book before child’s sleep every night and everyday atau sepuluh menit ibu membaca buku sebelum anaknya tidur tiap malam dan tiap hari”, hal ini dapat dikatakan merupakan program bangsa Jepang yang bersungguh – sungguh mencerdaskan kehidupan bangsa mereka dengan membudayakan membaca dan menjadikan membaca buku menjadi sebuah kebutuhan yang ttidak bisa dilepaskan dengan kehidupan sehari – hari. Mungkin masih ingat oleh kita bangsa Malaysia yang satu rumpun dengan kita yang awalnya meminta negara kita untuk mengirimkan guru ke negeri mereka. Malaysia memberlakukan budaya membaca dan menulis untuk meningkatkan kompetensi manusianya dalam menyongsong persaingan global dan hasilnya dapat kita lihat sekarang. Bisakah Indonesia maju seperti negara – negara yang lain? Jawabanyya adalah bisa.

Indonesia dengan jumlah masyarakatnya yang sekitar 200-an juta jiwa bukan sesuatu hal yang mustahil jika bangsa Indonesia memiliki bibit – bibit unggul yang berpotensi untuk memajukan bangsa. Bibit – bibit unggul ini seperti halnya sayuran yang bergizi tinggi jika ingin ditanam dan menghasilkan hasil yang bagus maka harus dipupuk. Begitu juga dengan masyarakat Indonesia khususnya yang masih dalam usia anak – anak dan remaja hendaknya diisi dengan membaca buku agar bekal dimasa depan menuju persaingan yang ketat dapat dilalui dengan mudah tanpa persoalan yang besar.

Kita sebagai masyarakat yang tinggal di negeri yang indah ini  harus mampu bersaing secara global untuk menyongsong masa depan bangsa yang lebih baik. Salah satu cara yang patut diterapkan dalam hal ini adalah menjadikan menulis dan membaca dan menulis sebagai kebutuhan masyarakat. Dengan membaca maka akan mengetahui banyak pengetahuan dan informasi untuk pembangunan bangsa. Sudah saatnya negeri kita ini lepas dari segala macam ketertinggalan. Kita sebagai masyarakat. Untuk menjadikan budaya membaca dan menulis bagi masyarakat Indonesia, seperti halnya sayuran yang hendak dipupuk, masyarakat Indonesia juga perlu dibina dan dididik secara dalam agar mengerti benar tentang pentingnya membaca dan menulis. Apalagi masyarakat kita yang terdiri dari usia yang masih muda dan yang diharapkan menjadi roda penggerak kemajuan bangsa. Hendaknya para orang tua menngenalkan kepada anak – anak Indonesia mengenai pentingnya membaca dan menulis

Iklan

4 thoughts on “MENCIPTAKAN BUDAYA MEMBACA DAN MENULIS GUNA MENCERDASKAN KEHIDUPAN MASA DEPAN BANGSA Oleh : RAHIMI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s